Jakarta (ANTARA) - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan Bulgaria memiliki posisi penting bagi Indonesia dalam memperkuat hubungan dengan Eropa karena negara tersebut merupakan anggota Uni Eropa.
"Bulgaria memiliki posisi penting dalam hubungan Indonesia dan Eropa. Sebagai anggota Uni Eropa, Bulgaria merupakan mitra strategis sekaligus jembatan bagi penguatan konektivitas Indonesia dengan pasar Eropa," kata Mukhtarudin.
Hal itu disampaikan Mukhtarudin dalam sambutannya pada resepsi memperingati Hari Kemerdekaan ke-118 Bulgaria sekaligus 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria di Jakarta pada Senin (21/9) malam.
Dia menjelaskan dalam konteks tersebut, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA) membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan perdagangan, investasi, akses pasar dan kerja sama di bidang ekonomi.
"Karena itu kita memiliki kepentingan bersama untuk mempercepat proses perjanjian tersebut dan mengoptimalkan kekuatan masing-masing demi kemitraan yang saling menguntungkan," tambah Menteri P2MI.
Menurut dia, hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria yang terjalin selama 70 tahun telah berkembang atas fondasi saling menghormati, persahabatan, dialog, kerja sama, dan komitmen terhadap perdamaian.
"Marilah kita terus memperluas hubungan antarmasyarakat, memperkuat saling pengertian, dan menjaga semangat persahabatan yang telah terjalin selama 70 tahun," jelas Mukhtarudin.
Mukhtarudin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Kemerdekaan ke-118 Bulgaria kepada pemerintah dan seluruh rakyat negara itu, serta berharap persahabatan kedua negara semakin erat.
Baca juga: KP2MI dapat pagu Rp3,9 triliun untuk program PMI pada 2027
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·