Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Minggu (11/10) menyatakan kesiapan negaranya untuk memberikan segala bentuk bantuan guna menginisiasi dialog antara Arab Saudi dan Yaman serta menyiapkan landasan bagi tercapainya solusi politik atas konflik yang sedang berlangsung.
Dia melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah panggilan telepon dengan Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah al-Saud, di mana kedua belah pihak membahas perkembangan terkini di kawasan Timur Tengah, lansir kantor berita resmi Iran, IRNA.
Araghchi menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi ketegangan, seraya menyebutkan bahwa bersikeras dalam mengejar pendekatan militer dan mengabaikan solusi politik justru semakin memperumit status quo.
Dia menekankan bahwa tidak ada solusi militer untuk berbagai krisis yang terjadi di Asia Barat.
Percakapan telepon itu berlangsung di tengah eskalasi tajam antara Arab Saudi dan Houthi Yaman, dengan operasi udara Arab Saudi yang kian intens terhadap area-area kekuasaan Houthi serta serangan rudal dan drone yang berulang kali dilancarkan Houthi ke target-target di dalam wilayah Arab Saudi, termasuk bandara dan fasilitas energi.
Pertempuran tersebut semakin meluas hingga melampaui perbatasan Yaman. Serangan Houthi terhadap terminal penumpang di Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya, menurut otoritas Arab Saudi.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·