Jakarta, CNN Indonesia --
Kelompok milisi Houthi Yaman dilaporkan menyerang kilang minyak Arab Saudi, Aramco, di pesisir Laut Merah bagian selatan negara itu.
Kantor berita Houthi Saba mengabarkan serangan itu dilakukan pada Selasa (18/8) sebagai respons terhadap pelanggaran ruang udara di sejumlah wilayah Yaman yang dikendalikan Houthi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Houthi menargetkan kilang minyak Aramco di Jazan dengan sejumlah drone ... sebagai respons terhadap pelanggaran wilayah udara di atas kegubernuran Saada dan Hajjah," demikian laporan Saba, mengutip seorang sumber militer .
Ini merupakan manuver terbaru Houthi terhadap Saudi. Sebelumnya, Houthi menerapkan blokade laut ketat terhadap negara itu.
Amarah Houthi terhadap Saudi bermula dari serangan di bandara ibu kota Sanaa pada 13 Juli lalu, yang menyebabkan pesawat yang membawa para pejabat kelompok itu tak bisa mendarat setelah pulang dari Iran. Para pejabat Houthi ke Iran untuk menghadiri pemakaman mendiang mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Menurut Houthi, Saudi dalang di balik serangan yang diluncurkan oleh militer Yaman tersebut. Saudi mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Sejak serangan di bandara, Houthi meluncurkan kampanye militer terhadap Saudi, mulai dari memblokade maritim Riyadh hingga menggempur kapal-kapal tanker minyak Riyadh.
Mereka juga berulang kali menargetkan infrastruktur minyak dan bandara di Arab Saudi.
(blq/dna)

1 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·