Laporan: Stres Berat, Pelaut AS di Kapal Induk Dekat Iran Mencoba Lompat ke Laut

1 jam yang lalu 1

Kapal induk USS Abraham Lincoln saat berlayar di Selat Hormuz di dekat Iran pada 2019.

REPUBLIKA.CO.ID,  WASHINGTON -- Sejumlah pelaut di kapal induk AS yang beroperasi di dekat Iran dilaporkan mencoba melompat ke laut akibat kelelahan dan merosotnya semangat kerja. Hal itu dipicu oleh masa tugas yang berkepanjangan. Informasi ini disampaikan oleh berbagai media yang mengutip keterangan keluarga para awak kapal.

Dilaporkan RT, pihak keluarga telah menyatakan kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan dan kesehatan mental di kapal USS Abraham Lincoln. Masa tugas mereka dimulai pada akhir November dan sedianya berakhir pada Mei.

Masa tugas itu kemudian diperpanjang tanpa batas waktu yang pasti. Kapal tersebut dilaporkan menjalani periode panjang tanpa singgah secara rutin di pelabuhan untuk keperluan pengisian perbekalan, pemeliharaan, dan istirahat.

Annabelle Loma mengatakan kepada Military Times pada Selasa bahwa petugas penghubung (ombudsman) kapal telah mengabarkan kepadanya bahwa suaminya sempat mencoba melompat dari kapal induk tersebut.

"Dia mengira akan diberhentikan secara tidak hormat, padahal itu hanya karena dia mengalami kelelahan ekstrem (burnout)," ujarnya.

Maria Rodriguez, istri dari pelaut lainnya, mengatakan bahwa suaminya sempat turun tangan dalam sebuah insiden terpisah untuk mencegah rekan sesama pelaut melompat ke laut.

Baca Artikel Selengkapnya