Laporan: Ongkos Perang AS Serang Iran Rp 15 Triliun Per Hari

1 bulan yang lalu 25

Menteri Perang AS Pete Hegseth saat konferensi pers di Pentagon, Washington, DC, AS, 2 Maret 2026. Hegseth salah satu yang menggaungkan isu perang agama dalam serangan le Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Ongkos yang digelontorkan Amerika Serikat untuk membiayai perang melawan Iran tidaklah sedikit. Dalam 100 jam pertama perang AS melawan Iran, Lembaga strategis CSIS memperkirakan anggaran yang digelontorkan telah mencapai 3,7 miliar dolar AS sekitar Rp 64,291 triliun , atau 891,4 dolar AS juta per hari (Rp 15 triliun). 

Dengan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengindikasikan perang dapat berlangsung selama berminggu-minggu, lembaga yang berbasis di Washington DC ini mencatat bahwa Departemen Pertahanan akan membutuhkan lebih banyak uang daripada yang dianggarkan saat ini.

“Biaya amunisi akan menurun seiring Amerika Serikat beralih ke amunisi berbiaya lebih rendah,” kata CSIS.

Laporan menjelaskan biaya awal untuk serangan udara memang lebih mahal karena persenjataan canggih yang dibutuhkan.

“Meskipun demikian, biaya yang tidak dianggarkan di sini akan sangat besar… Itu berarti bahwa Departemen Pertahanan akan membutuhkan dana tambahan pada suatu saat karena tingkat pemotongan anggaran yang dibutuhkan untuk mendanai konflik ini secara internal kemungkinan akan sulit secara politik dan operasional,” katanya.

Presiden AS Donald Trump menyerang Iran karena dianggap membahayakan bagi AS. Namun serangan Trump menuai kritikan banyak pihak. Trump dinilai hanya mengikuti keinginan Israel. Lebih dari 1.000 orang terbunuh akibat agresi brutal tersebut.

Baca Artikel Selengkapnya