Kronologi WN Israel Makin Gila Bakar 2 Masjid di Tepi Barat Palestina

1 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Palestina mengatakan pemukim Israel membakar dua masjid di Tepi Barat, wilayah Palestina yang diduduki Israel, pada Minggu (26/7) malam.

Insiden ini berlangsung setelah bentrokan mematikan di wilayah tersebut pecah dan menewaskan enam orang pada pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Qusra Abdel Azim Wad mengatakan kepada AFP bahwa para pemukim Israel membakar sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan di bagian selatan kota di selatan Nablus itu.

"Kebakaran menghancurkan pintu masuk masjid dan bahkan merusak struktur batu bangunannya," kata Wadi.

Ia menambahkan bahwa para pelaku juga mencoret dinding masjid dengan grafiti berbahasa Ibrani, termasuk tulisan "balas dendam". 

Di sisi lain, militer Israel (IDF) mengatakan pasukannya dikerahkan ke pinggiran Qusra setelah menerima laporan bahwa sebuah masjid telah dibakar.

"Para prajurit melakukan pencarian terhadap para tersangka yang telah melarikan diri sebelum mereka tiba, dan menemukan tanda-tanda pembakaran serta grafiti di lokasi," kata IDF.

IDF juga menuturkan kepolisian Israel akan menyelidiki insiden tersebut dan mengumpulkan barang bukti.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina melaporkan dalam insiden terpisah, pemukim Israel juga membakar sebuah masjid di desa Kour, dekat Tulkarem, serta mencoret dindingnya dengan slogan-slogan bernada rasis.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa "sekelompok pemukim membakar sebuah masjid di desa Kour, Kegubernuran Tulkarem, dan menuliskan slogan-slogan rasis di dindingnya."

Dua kejadian ini berlangsung tak lama dari bentrokan mematikan antara pemukim Israel dan warga Palestina di desa Tell pada Jumat pekan lalu. Insiden ini menewaskan empat warga Palestina dan dua warga Israel.

Militer Israel kemudian menggelar penggerebekan di kota Nablus dan sejumlah kota di sekitarnya. Militer mengumumkan penangkapan puluhan warga Palestina dalam operasi yang mereka sebut sebagai operasi "kontra-terorisme" di Tepi Barat.

Pada Sabtu, aktivitas di kota tersebut hampir lumpuh. Seorang jurnalis AFP melaporkan antrean panjang kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar akibat menipisnya pasokan BBM.

Hingga Minggu malam, militer Israel mengatakan pasukannya telah menangkap lebih dari 130 orang yang masuk daftar buronan di seluruh Tepi Barat selama akhir pekan.

Menurut militer, mereka yang ditangkap meliputi penyelundup senjata, anggota Hamas, individu yang dituduh melakukan hasutan, serta orang-orang yang diduga merencanakan serangan dalam waktu dekat.

Militer juga menyatakan bahwa pasukannya telah beroperasi di ratusan lokasi dan menginterogasi ratusan tersangka.

Selain itu, militer mengatakan pihaknya telah memetakan rumah dua warga Palestina yang mereka identifikasi bertanggung jawab atas bentrokan pada Jumat.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya