Melaka, Malaysia (ANTARA) - Konsulat Jenderal RI Penang mengimbau warga negara Indonesia di wilayah kerja Penang, Kedah dan Perlis yang berdekatan dengan Thailand, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya 51 insiden serangan di tiga provinsi Thailand pada 22–23 Agustus 2026.
KJRI Penang dalam keterangan yang dikutip di Melaka, Malaysia, Senin, mengimbau WNI di wilayah kerjanya untuk menghindari bepergian ke wilayah Pattani, Narathiwat, dan Yala di Thailand untuk sementara waktu.
WNI juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan perkembangan situasi keamanan dari sumber terpercaya.
Konsulat jenderal menyarankan WNI dapat menghubungi Konsulat RI Songkhla di Thailand atau KJRI Penang apabila membutuhkan bantuan.
KJRI juga mengimbau WNI menjaga keselamatan diri dan keluarga dengan mengutamakan kewaspadaan dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Menurut informasi, serangan yang diduga didalangi oleh kelompok separatis di Thailand berupa pengeboman, pembakaran kantor dan kendaraan pemerintah, peledakan menara telekomunikasi, serta pembakaran ban di jalan.
Sebanyak 22 insiden terjadi di Narathiwat, 18 di Yala, dan 11 di Pattani.
Pihak berwenang Thailand telah memberlakukan curfew (jam malam atau imbauan tetap di rumah) di wilayah Narathiwat serta meningkatkan status keamanan di seluruh tiga provinsi.
Baca juga: Thailand selatan catat lebih dari 50 ledakan, serangan dalam satu hari
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·