KJRI Jeddah gelar pasar takjil, hadirkan suasana Ramadhan di tanah air

1 bulan yang lalu 18

Jakarta (ANTARA) - Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah menggelar pasar takjil sebagai sarana pelepas rindu suasana Ramadhan dan tempat berdagang legal bagi warga negara Indonesia (WNI).

Konsul Jenderal RI Yusron Ambary mengatakan kegiatan bertajuk "Ngabuburit di Hadigah Wisma" itu juga mengakomodasi WNI yang biasa berkumpul di taman (hadigah) yang kerap disertai aktivitas jual-beli tidak resmi.

"Memanfaatkan momentum bulan Ramadhan, kenapa tidak memindahkan aktivitas ilegal di hadigah ke Wisma Indonesia dan menjadikannya legal, plus memberikan suasana ngabuburit dan ‘war’ takjil seperti di tanah air," kata Yusron dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/2).

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bagi diaspora Indonesia di Jeddah dan sekitarnya.

Pasar takjil perdana digelar pada 20 Februari dan akan kembali diadakan pada 27 Februari.

KJRI mencatat sekitar 350 pengunjung menghadiri kegiatan perdana dengan 15 stan yang dikelola WNI.

"Sebagian besar warga yang berjualan mengatakan keuntungan yang didapat dari hasil jualan mereka sangat lumayan. Beberapa vendor bahkan ludes tandas tidak tersisa," ujar Yusron.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan mendapat respons positif dari diaspora Indonesia.

Baca juga: Kemlu pulangkan 96 WNI dari Arab Saudi, mayoritas perempuan
Baca juga: KPK panggil mantan Kepala KUH KJRI Jeddah jadi saksi kasus kuota haji

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya