Jakarta (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston memfasilitasi pemutaran perdana film animasi Indonesia “Jumbo” di Amerika Serikat yang diharapkan membuat karya kreatif Indonesia semakin populer di kalangan masyarakat AS.
“Melalui film ‘Jumbo’, kami ingin semakin banyak masyarakat di Amerika Serikat mengenal Indonesia melalui karya-karya kreatif anak bangsa,” kata Konsul Jenderal RI di Houston, Ourina Ritonga, menurut keterangan tertulis KJRI Houston dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Pemutaran film yang berlangsung di sebuah bioskop di Houston, Texas, pada Jumat (21/8) waktu setempat tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, ucap dia.
Menurut Ourina, film Jumbo merupakan salah satu film animasi Indonesia yang mencatat pencapaian penting di industri perfilman regional.
KJRI Houston pun menyajikan film “Jumbo” untuk mempromosikan industri perfilman sebagai salah satu aset ekonomi kreatif Indonesia yang memiliki potensi untuk menjangkau pasar internasional, ujar Konjen RI di Houston.
Terlebih, kesuksesan film garapan Ryan Adriandhy tersebut menunjukkan semakin besarnya potensi karya kreatif RI untuk dikenal dan dinikmati audiens global, kata dia.
“Kami berharap film Indonesia dapat terus menjangkau audiens yang lebih luas dan semakin dikenal di tingkat global,” tambahnya.
Pemutaran film “Jumbo” di Houston dihadiri sejumlah 125 penonton yang terdiri dari masyarakat setempat serta diaspora Indonesia dari berbagai golongan usia dari anak-anak hingga dewasa.
Selama pemutaran, para penonton menunjukkan antusiasme dalam mengikuti kisah dan petualangan yang disajikan film “Jumbo”.
Menurut KJRI Houston, sejumlah audiens menyampaikan apresiasi dan respons positif terhadap kesempatan menyaksikan “Jumbo”, film animasi karya Indonesia serta produk ekonomi kreatif nasional.
Pemutaran film “Jumbo” di Houston diharapkan dapat memperluas pengenalan masyarakat AS terhadap perfilman dan karya kreatif Indonesia sekaligus mendukung upaya diplomasi budaya Indonesia melalui industri kreatif, kata Ourina.
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·