Tentara Israel membawa peti mati Sersan Ohad Yaari saat upacara pemakamannya di Rehovot, Israel, 7 Juni 2026. Militer Israel mengumumkan pada 6 Juni, bahwa dua tentara tewas dalam insiden terpisah di Lebanon selatan.
REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT — Seorang perwira militer Israel tewas sementara tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka setelah kendaraan militer yang mereka tumpangi terbalik saat beroperasi di Lebanon selatan, demikian diumumkan militer Israel pada Kamis(8/10/2026).
Menurut juru bicara militer pendudukan, perwira yang tewas berpangkat kapten dari Batalyon 603 Brigade 7. Kantor berita Turki Anadolu, mengutip pernyataan militer melaporkan bahwa ketiga prajurit yang terluka telah dievakuasi ke rumah sakit.
Insiden tersebut terjadi di tengah berlanjutnya serangan pasukan pendudukan Israel terhadap kota-kota di Lebanon selatan. Padahal, kesepakatan kerangka kerja yang disponsori Amerika Serikat telah ditandatangani bersama Beirut di Washington pada 26 Juni lalu.
Kesepakatan tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah Lebanon, yang akan diimbangi dengan penempatan tentara Lebanon di area-area yang ditinggalkan. Kendati demikian, Israel masih terus melancarkan serangan dan mempertahankan kontrol atas sejumlah wilayah di Lebanon selatan, termasuk area yang telah diduduki selama berdekade-dekade maupun wilayah yang baru dikuasai dalam operasi militer terakhir.
Berdasarkan data otoritas Lebanon yang dikutip Anadolu, rangkaian serangan Israel sejak 2 Maret lalu telah menewaskan lebih dari 4.380 orang dan melukai lebih dari 12.410 lainnya.
Berri Peringatkan Bahaya Kekosongan UNIFIL
Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, pada Kamis mengutuk rencana penarikan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) tanpa adanya pasukan pengganti yang beroperasi di bawah otoritas PBB.
Isu tersebut disampaikan Berri saat menerima kunjungan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas. Menurut pernyataan resmi kantor Berri, pertemuan tersebut membahas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, serangan harian ke desa-desa di wilayah selatan, serta kerja sama Lebanon-Uni Eropa dalam rekonstruksi pascakonflik.

50 menit yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·