Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan operasional penerbangan di Riyadh, Arab Saudi, terdampak rangkaian serangan yang terjadi di negara tersebut.
Sementara itu, penerbangan di Bandara Jeddah dan Madinah masih beroperasi normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan hal itu saat menanggapi serangan di Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, pada Rabu (21/10) dini hari.
Heni mengatakan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI), saat ini dalam kondisi aman.
"Terkait update perkembangan di Arab Saudi pasca serangan di Bandara King Fahd International Airport Dammam, yang tanggal 21 Oktober tadi dini hari, hingga saat ini seluruh WNI maupun PMI yang berada di wilayah Arab Saudi berada dalam kondisi aman," kata Heni dalam konferensi pers, pada Kamis (22/10).
Heni menjelaskan "rangkaian serangan tersebut berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, khususnya di wilayah Riyadh". Namun demikian, penerbangan di dua kota lain yang menjadi tujuan utama jemaah umrah, yakni Jeddah dan Madinah, masih beroperasi normal.
"Untuk penerbangan di bandara di Jeddah dan Madinah, sampai saat ini masih beroperasi normal," ujarnya.
Kemlu RI juga memastikan jemaah umrah asal Indonesia yang sedang berada di Arab Saudi dalam kondisi aman. Heni menyebut saat ini terdapat sekitar 49.000 jemaah umrah Indonesia di negara tersebut.
Untuk mengantisipasi gangguan penerbangan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyiagakan petugas di bandara selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk memantau kondisi jemaah, terutama jika ada yang tertahan akibat gangguan penerbangan.
"KJRI sendiri, KJRI Jeddah, piket di bandara ini 24 jam untuk memantau apabila ada jemaah yang stranded atau terdapat gangguan penerbangan," ujarnya.
Sebelumnya, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, Arab Saudi, kembali menjadi sasaran serangan pada Rabu (21/10). Pemerintah Arab Saudi melaporkan satu orang tewas dan delapan lainnya terluka akibat insiden tersebut.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA) menyatakan para korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Tingkat luka yang dialami korban beragam, mulai dari ringan hingga kritis, demikian dilaporkan Al Jazeera.
Mereka belum mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas serangan di bandara tersebut.
(blq/bac)

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·