Denpasar (ANTARA) - Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengucurkan Rp5,61 triliun dana transfer ke daerah (TKD) untuk Provinsi Bali selama semester I-2026 atau turun 7,06 persen jika dibandingkan periode sama 2025 sebesar Rp6,04 triliun.
“Penurunan itu karena pagu alokasi tahun ini lebih rendah dari tahun lalu,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Supendi di Denpasar, Bali, Rabu.
Ia menjelaskan apabila dibedah dari lima pos yang terdapat pagu, tiga di antaranya mengalami penurunan cukup signifikan di atas 50 persen.
Dana bagi hasil (DBH) sudah ditransfer sebesar Rp96,55 miliar atau turun 63,95 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp267,80 miliar.
Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sudah terealisasi Rp5,24 miliar atau turun 62,97 persen dibandingkan periode sama 2025 sebesar Rp14,15 miliar.
Dana Desa juga turun 51,76 persen dari Rp421,12 miliar pada semester I-2025 menjadi Rp203,16 miliar pada semester I-2026.
Selama enam bulan sejak Januari-Juni 2026, Dana Desa sudah tersalur dalam dua tahap yaitu Rp121,69 miliar kepada 636 desa pada tahap pertama dan tahap kedua sebesar Rp81,47 miliar kepada 554 desa.
Di sisi lain Dana Alokasi Umum (DAU) Block Grant atau pemerintah daerah memiliki keleluasaan dalam memanfaatkan dana dari pusat mencapai Rp3,97 triliun atau naik 0,51 persen.
Selain itu, DAK Non Fisik sebesar Ro1,34 triliun atau naik 5,37 persen.
Sedangkan insentif fiskal sepanjang 2026, kata dia, tidak terdapat pagu dari pusat, berbeda dibandingkan 2025 yang masih ada insentif fiskal per semester I-2025 disalurkan sebesar Rp116,88 miliar.
Sebelumnya, alokasi pagu TKD pada 2026 untuk seluruh daerah di tanah air mencapai Rp693 triliun.
Jumlah itu menurun dibandingkan pagu TKD pada 2025 sebesar Rp848,52 triliun.
Meski demikian, belanja pemerintah pusat di Bali hampir mencapai Rp5 triliun selama semester I-2026 atau naik 20,97 persen dibandingkan periode sama 2025.
Baca juga: Bali sudah terima Rp9,24 triliun dana transfer dari pusat
Baca juga: Pemerintah salurkan dana desa di Bali Rp421,12 miliar
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·