Drone Shahed-136 milik Iran yang digunakan menyerang Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (Kemenhan UEA) merilis video militer sedang mencegat drone Shahed-136 yang dikirim Iran masuk wilayahnya. UEA menggunakan sistem pertahanan menghadapi drone kamikaze, seperti yang diterapkan dalam perang Ukraina melawan Rusia.
UEA pun mengerahkan helikopter serang untuk menangkis Shahed-136 secara manual, yang terbukti sangat efektif menjatuhkan drone tersebut. AH-64 Apache secara khusus dikerahkan untuk memburu drone Shahed-136 Iran. Hanya saja, tidak dijelaskan berapa unit drone yang berhasil dijatuhkan.
Dalam video tersebut, beberapa manuver intersepsi yang dilakukan Apache, sukses menghancurkan drone dari jarak dekat. Terlihat sejumlah Shahed jatuh karena karena terkena peluru yang ditembakkan dari helikopter.
UEA telah memiliki helikopter Apache sejak awal tahun 1990-an. Dikutip dari Militaeraktuell, Senin (9/3/2026), UEA menerima pengiriman 30 unit AH-64A Apache pada 30 Oktober 1993. Kemudian, kemampuan helikopter tersebut ditingkatkan pertama ke standar AH-64D dan akhirnya ke AH-64E Guardian modern.
Helikopter serang produksi Amerika Serikat (AS) itu dipersenjatai dengan meriam M230 30 milimeter, rudal berpemandu AGM-114 Hellfire, dan rudal 70 milimeter. Boeing menyerahkan AH-64E pertama untuk UEA pada Agustus 2023.

1 bulan yang lalu
18








English (US) ·
Indonesian (ID) ·