KBRI Warsawa dorong ekspor pangan Indonesia melalui Polagra Fair 2026

10 jam yang lalu 7

Jakarta (ANTARA) - KBRI Warsawa memperluas akses pasar produk pangan Indonesia di Polandia dan kawasan Eropa Tengah dan Timur (ETT) melalui partisipasi dalam pameran dagang Polagra Fair 2026 di Kota Poznań.

Partisipasi yang berlangsung pada 23–25 September 2026 tersebut mencatatkan potensi transaksi bisnis awal mencapai 42 ribu dolar AS (sekitar Rp751,8 juta), demikian keterangan KBRI Warsawa, Senin.

KBRI Warsawa memanfaatkan ajang pameran sektor pangan, ritel, dan HoReCa (hotel, restoran, dan kafe) terbesar di Polandia tersebut untuk memadukan strategi promosi perdagangan, budaya, dan gastrodiplomasi.

Perpaduan promosi produk, pengalaman kuliner, dan pertunjukan budaya yang disajikan di Paviliun Indonesia diharapkan dapat memperkuat citra Indonesia sekaligus mendorong terbentuknya kerja sama bisnis yang konkret, kata KBRI Warsawa.

Paviliun Indonesia menghadirkan enam perusahaan nasional, yakni PT CMN International (Moorlife), PT Buana Bahagia Sejahtera Globalindo, PT Kapal Api Global, PT Niramas Utama (INACO), CV Pasific Harvest, dan Leni Snacks, serta satu perusahaan asal Polandia, Tempei Sp. z o.o.

Ragam produk ekspor yang dipamerkan meliputi keripik tempe, tempe blok, tepung dan pati talas, kopi, permen kopi dan jahe, olahan jelly, tuna dan sarden kaleng, keripik singkong dan kentang, hingga produk food packaging dan tumbler.

Selain diplomasi produk, Paviliun Indonesia memikat pengunjung melalui seni pertunjukan tari tradisional serta sajian kuliner khas seperti bakso dan es cendol yang didukung oleh WNI pelaku UMKM di Polandia.

KBRI Warsawa menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti jejaring kontak bisnis dan potensi transaksi yang telah diraih guna mendorong peningkatan ekspor secara berkelanjutan ke pasar Eropa.

Baca juga: KBRI Warsawa dorong diplomasi ekonomi-investasi Polandia ke Indonesia

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya