Kata-kata Trump soal Saudi, Turki dan Pakistan Bikin Pakta Makkah

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump ikut mengomentari penandatanganan Pakta Pertahanan Makkah oleh Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.

Trump mengaku bergembira dengan kesepakatan Pakta Makkah yang dilakukan tiga negara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sangat senang melihat Arab Saudi, Turki, dan Pakistan baru-baru ini, dan akhirnya, menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah," ujarnya pada Minggu di platform Truth Social miliknya, dikutip dari Anadolu Agency.

Trump mengatakan kesepakatan itu menunjukkan "Timur Tengah bersatu, dan bagaimana negara-negara tersebut pada akhirnya akan mampu mempertahankan diri dengan cara yang lebih bermakna. Selamat kepada kepemimpinan hebat dari ketiga negara yang disebutkan itu."

"Ini merupakan langkah awal yang besar, berani, dan penting. Wow!" lanjut Trump.

Perjanjian pertahanan tiga itu ditandatangani di Mekkah, Arab Saudi pada Jumat (7/8) oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Dalam pernyataan bersama, pakta itu disebut dimaksudkan untuk memberikan pencegahan kolektif terhadap setiap tindakan agresi, dengan menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara itu akan dianggap sebagai serangan bersama terhadap semuanya.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan perjanjian pertahanan ini didasarkan pada "ikatan persaudaraan abadi dan solidaritas Islam", untuk membangun kepentingan strategis bersama dan kerja sama pertahanan jangka panjang.

"Perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama ketiga negara untuk lebih memperkuat keamanan kolektif untuk mendorong perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan ini dan sekitarnya, dalam upaya mencapai masa depan yang aman dan sejahtera," demikian pernyataan Kemlu Pakistan.

(bac)

placeholder

Baca Artikel Selengkapnya