Jakarta, CNN Indonesia --
Jet tempur F-16 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Amerika Serikat Spangdahlem di Jerman jatuh pada Selasa (22/9). Satu pilot berhasil selamat dengan melontarkan diri dari pesawat.
Dilansir Reuters, militer AS mengatakan penyebab insiden jet tempur jatuh masih diselidiki. Petugas tanggap darurat juga langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan kembali ke Pangkalan Udara Spangdahlem setelah penerbangan latihan rutin yang melibatkan empat jet F-16, ketika kecelakaan itu terjadi," demikian pernyataan militer AS.
"Tiga pesawat lainnya dialihkan ke Pangkalan Udara Ramstein dan mendarat dengan selamat," lanjut pernyataan itu.
Dilansir CBS, Spangdahlem merupakan pangkalan bagi satu skuadron jet tempur F-16 yang terdiri dari sekitar 20 pesawat.
Skuadron yang mendukung misi Angkatan Udara AS dan NATO di seluruh dunia itu merupakan elemen utama dari pangkalan udara ini.
Menurut data terbaru, pangkalan ini memiliki sekitar 5.000 pegawai milite rdan sipil beserta anggota keluarga mereka. Pangkalan udara AS ini juga mempekerjakan antara 700 sampai 800 warga Jerman.
Pangkalan Udara Spangdahlem menjadi markas bagi Sayap Tempur ke-52 Angkatan Udara AS yang menyediakan kekuatan udara dan dukungan bagi operasi NATO di Eropa maupun wilayah lainnya.
(dna)

54 menit yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·