Istanbul Banjir Bandang Akibat Hujan Deras, Mobil-mobil Tersapu

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan deras memicu banjir di berbagai wilayah Istanbul, Turki, pada Rabu (14/10).

Banjir merendam rumah, tempat usaha, jalan raya, hingga terowongan bawah tanah. Sejumlah kendaraan terjebak, bahkan beberapa mobil yang terparkir terseret arus banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah mobil terseret arus banjir di beberapa lingkungan.

Banjir juga menggenangi sejumlah fasilitas umum, dikutip dari Ilkha.

Koridor Rumah Sakit Negara Mimar Sinan di distrik Buyukcekmece terendam air. Air bahkan terlihat merembes dari pintu lift yang tertutup.

Di distrik Sarıyer, air menetes dari langit-langit Stasiun Metro Hacıosman.

Di Sultangazi, dinding penahan di dekat sebuah sekolah dilaporkan runtuh akibat hujan deras.

[Gambas:Video CNN]

Banjir turut melumpuhkan lalu lintas di sejumlah wilayah.

Di kawasan industri Haramidere, Esenyurt, air memasuki beberapa tempat kerja. Sementara itu, sejumlah kendaraan terjebak di jalanan yang tergenang di kawasan İkitelli, Başakşehir.

Terowongan di kawasan Cebeci, Sultangazi, juga terendam air hingga menyebabkan kendaraan terjebak.

Di Beykoz, pengemudi kesulitan melintasi jalanan yang tergenang, termasuk di kawasan Tokatköy dan rute Akbaba-Dereseki.

Genangan air di kawasan İstinye turut memperlambat laju kendaraan dan menyulitkan pejalan kaki menyeberang jalan.

Di Sultangazi, halte bus dipadati warga yang mencari tempat berlindung, sementara perjalanan siswa ikut terganggu.

Dilansir Turkiye Today, Pemerintah Kota Istanbul menyatakan tingkat kemacetan sempat mencapai 72 persen di seluruh kota. Kemacetan di wilayah sisi Asia mencapai 83 persen, sedangkan di sisi Eropa mencapai 67 persen. Laporan berikutnya menyebutkan tingkat kemacetan mendekati 90 persen.

Pusat Koordinasi Bencana Kota Istanbul (AKOM) mengerahkan 8.392 personel serta 2.246 kendaraan dan alat berat untuk menangani dampak banjir. Petugas juga menerima dan menangani 1.901 laporan terkait kondisi cuaca dan genangan air.

AKOM menjelaskan bahwa hujan deras dipicu oleh pertemuan udara dingin dari kawasan Balkan dan sistem cuaca pembawa hujan yang bergerak dari Mediterania Tengah. Hujan mulai turun sejak Selasa (13/10) dan semakin intensif pada malam hari.

ABC News melaporkan bahwa Kantor Gubernur Istanbul mengumumkan penangguhan kegiatan belajar mengajar selama satu hari pada Kamis (15/10).

Selain itu, sepeda motor dilarang melintas di jalan raya selama kondisi cuaca buruk berlangsung.

(mge/bac)

Baca Artikel Selengkapnya