Jakarta, CNN Indonesia --
Perkembangan perang Amerika Serikat vs Iran sampai kabar peneliti wabah di Rusia meninggal dunia usai terinfeksi penyakit pes atau plague menjadi sorotan berita internasional pada Selasa (6/10).
Berikut kilas berita internasional:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Israel Bersiap Serang Iran Lagi Meski Tak Dibantu AS
Israel tengah mempersiapkan kemungkinan melancarkan aksi militer baru terhadap Iran, baik bersama Amerika Serikat maupun secara independen.
Persiapan itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan kebuntuan diplomasi antara Washington dan Teheran.
Laporan Israel Hayom pada Senin (5/10) menyebut militer Israel sedang menyiapkan berbagai skenario serangan terhadap Iran.
Helikopter AS Hilang dari Radar usai Kirim Sinyal Bahaya di Laut Merah
Helikopter Sikorsky MH-60R Seahawk milik Amerika Serikat mengirim sinyal emergency saat terbang di atas Laut Merah dekat Arab Saudi, Senin (5/10).
Data pelacakan penerbangan mencatat sinyal tersebut dikirim sekitar pukul 17.20 ET saat helikopter terbang di dekat Yanbu, kota di pantai barat Arab Saudi.
Helikopter berada di ketinggian sekitar 475 kaki ketika keadaan darurat diumumkan. Ketinggian kemudian turun menjadi nol sebelum helikopter menghilang sepenuhnya dari situs pelacakan.
Fakta-fakta Peneliti Wabah Rusia Meninggal hingga Ratusan Dikarantina
Seorang peneliti di sebuah institut antiwabah di Irkutsk, Siberia timur,Rusia meninggal dunia usai jatuh sakit hingga membuat ratusan orang yang sempat berkontak juga ikut dikarantina.
Belum banyak detail yang berkembang terkait situasi saat ini. Namun, peneliti tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah menderita pneumonia parah imbas terkena wabah Pes atau Plague hingga meninggal pada Jumat pekan lalu.
Menurut laporan media setempat, sebanyak 189 orang juga telah ditempatkan di bawah pengawasan medis di Irkutsk karena diduga terpapar wabah penyakit yang sama dan berpotensi mematikan tersebut.
(rds)

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·