Jakarta, CNN Indonesia --
Israel dilaporkan tengah mempersiapkan kemungkinan melakukan serangan sepihak ke Iran jika perang Washington vs Teheran berakhir.
Media lokal Israel, Channel 13 Israel, yang dikutip Anadolu Agency pada Minggu (9/8) melaporkan Tel Aviv terus membuka opsi melancarkan serangan ke Iran tanpa keterlibatan Amerika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan itu, militer Israel juga sedang mempersiakpan serangan di tengah upaya AS mencari "jalan keluar" untuk menghentikan perang dengan Iran.
Sebelumnya, muncul laporan Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mewanti-wanti para pejabat AS soal dampak perang jika konflik terus berlanjut.
Peringatan tersebut disampaikan saat Caine bertemu Direktur Badan Intelijen AS (CIA) John Ratcliffe, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dan Wakil Presiden AS JD Vance.
Menurut Caine eskalasi lebih lanjut bisa menciptakan risiko baru dan akan sulit bagi pemerintahan Donald Trump mencapai tujuan hanya melalui serangan udara.
Sebelum laporan-laporan tersebut muncul, Israel memang sangat berambisi menghancurkan Iran dan tampak ingin mencegah upaya damai AS.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menganggap Iran, terutama program nuklirnya, merupakan ancaman besar bagi Israel sehingga harus dimusnahkan.
Netanyahu bahkan menolak nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Juni lalu. Perjanjian ini berisi penghentian pertempuan dari seluruh front termasuk sekutu AS dan serangan di Lebanon.
Mediator konflik AS-Israel, Pakistan, padahal sudah menyatakan kesepakatan itu mencakup Israel, yang dalam hal ini adalah sekutu AS.
(isa/rds)

3 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·