Israel Kembali Culik Dua WNI Peserta Global Sumud Flotilla 2.0, Total Tujuh WNI Ditahan

1 jam yang lalu 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tentara Zionis Israel kembali menculik dua aktivis Indonesia yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Dengan penahanan terbaru ini, total tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang mengikuti misi menuju Gaza dilaporkan telah diculik.

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebut dua WNI yang diculik itu adalah Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu. Keduanya berlayar menggunakan Kapal Zapyro.

“Dua WNI kembali diculik oleh Zionis Israel,” kata Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).

Sebelumnya, GPCI mengungkapkan sekitar 40 kapal kemanusiaan peserta Global Sumud Flotilla 2.0 telah ditahan oleh militer Israel. Total kapal yang mengikuti misi kemanusiaan tersebut berjumlah 57 yang membawa bantuan untuk Gaza.

Pengarah GPCI Ahmad Juwaini mengatakan, hingga Selasa pagi, ratusan aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai negara juga dilaporkan diculik.

“Sampai pagi ini, dalam catatan Global Sumud Flotilla yang disampaikan kepada kami, sudah sekitar 40-an kapal yang ditahan dan 332 aktivis kemanusiaan serta jurnalis dari berbagai negara diculik dan saat ini masih berstatus ditahan,” kata Ahmad saat menemui Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat.

Ahmad menjelaskan, rombongan awal berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 12 April 2026. Namun ketika memasuki perairan Yunani, gelombang pertama kapal peserta diintersep pasukan Israel dan lebih dari 170 orang ditangkap.

Menurut dia, sebagian peserta kemudian dibebaskan dalam waktu dua hingga tiga hari. Namun, ada pula yang baru dilepaskan setelah hampir 12 hari ditahan.

Setelah itu, misi dilanjutkan dari Marmaris, Turki, bersama delegasi Indonesia yang baru bergabung. Akan tetapi, pada Senin sekitar pukul 15.00 WIB, kapal-kapal peserta kembali diintersep oleh pasukan Israel.

Dari sembilan WNI yang mengikuti pelayaran menuju Gaza, tujuh orang dilaporkan telah ditahan. Lima di antaranya merupakan aktivis dan jurnalis, yakni Bambang Noroyono atau Abeng, Thoudy Badai Rifan Billah, Andre Prasetyo Nugroho, Rahendro Herubowo, dan Andi Angga Prasadewa.

Berikut daftar sembilan WNI yang tergabung dalam rombongan kapal GSF 2.0:

Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro

Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro

Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat di Kapal Josef

Asad Aras Muhammad dari Spirit of Aqsa di Kapal Kasri Sadabad

Hendro Prasetyo dari SMART 171 di Kapal Kasri Sadabad

Bambang Noroyono dari Republika di Kapal BoraLize

Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika di Kapal Ozgurluk

Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo di Kapal Ozgurluk

Rahendro Herubowo, jurnalis kontributor iNews TV, BeritaSatu, dan CNN Indonesia di Kapal Ozgurluk

Baca Artikel Selengkapnya