Iran Gunakan 'Armada Nyamuk' untuk Kendalikan Selat Hormuz dari Ancaman AS

4 jam yang lalu 3

Warga Iran berkendara melewati papan reklame besar yang bertuliskan kalimat dalam bahasa Persia yakni Selat Hormuz tetap ditutup di Alun-alun Enghelab di Teheran, Iran, pada 22 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Otoritas Iran menggunakan apa yang disebut sebagai 'armada nyamuk' yang terdiri dari ratusan kapal untuk mengendalikan Selat Hormuz. Demikian dilaporkan Financial Times, Ahad, mengutip para ahli.

Pada April, para ahli mengatakan kepada majalah National Defense bahwa Iran, dengan 'armada nyamuk'-nya yang terdiri dari sekitar 20 kapal selam mini kelas Ghadir dan beberapa ribu kapal cepat rudal serta kapal serang, dapat secara efektif melawan Angkatan Laut AS di Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Menurut Financial Times, beberapa kapal tersebut hanya dipersenjatai ringan, tetapi lainnya dilengkapi rudal jarak pendek.

Laporan menyebut armada dilengkapi dengan  persenjataan rudal dan drone milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Armada tersebut membantu Iran mempertahankan ancaman” yang cukup untuk menghalangi kapal-kapal melintasi Selat Hormuz.

sumber : Antara/Sputnik

Baca Artikel Selengkapnya