Indonesia Ikut Walk Out saat Netanyahu Pidato di Sidang PBB

53 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Delegasi Indonesia ikut walk out (WO) atau meninggalkan ruang sidang, saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tiba di mimbar untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Kamis (25/9).

Dalam video Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York yang dirilis Kementerian Luar Negeri, tampak delegasi Indonesia berdiri dan mengambil tas mereka lalu meninggalkan bangku.

Bench Indonesia di ruangan itu pun kosong. Tak cuma Indonesia, delegasi dari negara lain pun melakukan  tindakan serupa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netanyahu merespons dengan sinis delegasi yang WO bahkan menyebut mereka pengecut.

"Jika masih ada pengecut moral yang belum meninggalkan ruangan ini, silakan lakukan sekarang. Terima kasih, banyak," kata Netanyahu saat delegasi berjalan meninggalkan ruangan.

Walk out merupakan bentuk protes, penolakan, atau boikot diplomatik, terhadap isu atau sosok tertentu.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mengutuk keras pendudukan dan agresi brutal Israel di Palestina. RI juga jadi negara yang mendukung penuh perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam forum-forum internasional, Indonesia kerap mengarusutamakan isu-isu Palestina agar tak dilupakan dunia. RI juga mengirim bantuan kemanusiaan untuk Palestina bahkan sebelum agresi.

Agresi Israel di Palestina menyebabkan lebih dari 75.000 warga di Palestina tewas, ratusan ribu rumah dan fasilitas sipil hancur, dan jutaan orang terpaksa menjadi pengungsi.

Netanyahu sebelumnya disebut berupaya memanfaatkan pidatonya di PBB untuk memperkuat dukungan jelang pemilu Israel. Namun usahanya untuk bertemu Presiden AS Donald Trump nampaknya belum membuahkan hasil.

Menurut jurnalis diplomatik The Times of Israel, Lazar Berman, menyebut kantor Netanyahu telah berupaya mengatur pertemuan dengan Trump. Namun, Trump "tampaknya tidak bersedia mewujudkannya."

Trump diketahui malah bertemu dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani pada pekan ini jelang Sidang Majelis Umum PBB berlangsung.

(isa/dna)

Baca Artikel Selengkapnya