Indonesia dan Illinois perkuat kerja sama ekonomi, inovasi

1 hari yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Negara Bagian Illinois, Amerika Serikat, menandatangani Pernyataan Kemitraan Bersama (Statement of Mutual Cooperation/SMC) sebagai landasan untuk memperkuat kerja sama antara kedua pihak.

Pernyataan Kemitraan Bersama tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Grata Endah Werdaningtyas dan Gubernur Negara Bagian Illinois JB Pritzker dengan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo, Konsul Jenderal RI Chicago Trisari Dyah Paramita, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, KJRI Chicago menyebut kemitraan itu membuka jalur kerja sama langsung antara Indonesia dan Illinois yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu basis industri, riset, pendidikan, dan inovasi terkuat di AS.

“Penandatanganan Pernyataan Kemitraan ini merupakan langkah penting untuk melengkapi diplomasi pemerintah Indonesia di tingkat federal melalui penguatan kemitraan langsung dengan pemerintah negara bagian. Kami berharap kerja sama ini segera diwujudkan dalam berbagai proyek yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak," ujar Dirjen Grata.

Melalui SMC, kedua pihak akan mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga riset, dan perguruan tinggi dalam perdagangan dan investasi, manufaktur maju, pertanian, inovasi dan teknologi, riset dan pengembangan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Indonesia juga mendorong agar SMC dapat segera diwujudkan melalui proyek konkret, antara lain melalui kemitraan industri, riset bersama, pertukaran tenaga ahli, pengembangan talenta, serta kolaborasi antara lembaga riset dan universitas dengan sektor industri.

Sebagai tindak lanjut penandatanganan Pernyataan Kemitraan ini, dalam waktu dekat akan dijajaki sejumlah kerja sama, antara lain riset bersama BRIN, Northwestern University, dan Northern Illinois University di bidang energi bersih, manufaktur maju dan Machine Making Machine (3M), serta riset dan inovasi komoditas kedelai bersama Soy Excellence Center dan University of Illinois Urbana-Champaign.

“Selain itu, akan didorong penjajakan kerja sama pemrosesan mineral kritis dan logam tanah jarang dengan Argonne National Laboratory serta pengembangan kerja sama bisnis antara perusahaan Indonesia dan Illinois,” kata Dubes Indroyono.

Gubernur Illinois JB Pritzker menyambut baik kemitraan dengan Indonesia untuk menciptakan kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi melalui perluasan kerja sama perdagangan, investasi, dan sumber daya manusia.

Selanjutnya, Indonesia dan Illinois akan mengidentifikasi sektor prioritas, fokus, dan proyek unggulan untuk memastikan implementasi SMC memberikan hasil yang terukur dan saling menguntungkan.

Penandatanganan SMC diharapkan menjadi model pengembangan kerja sama Indonesia dengan sejumlah negara bagian AS yang memiliki keunggulan ekonomi dan teknologi yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional.

Penandatanganan ini juga menandai tonggak penting dalam hubungan Jakarta-Washington, sekaligus menjadi kerja sama formal pertama antara pemerintah Indonesia dengan salah satu dari 50 negara bagian di AS.

Baca juga: Perkuat diplomasi di Samudera Hindia, Kemlu luncurkan Satgas IORA 2026

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya