Indonesia Buka Paviliun Kesehatan di Pameran Terbesar Oman

1 jam yang lalu 2

Kamis 24 Sep 2026 09:12 WIB

Sebanyak tiga rumah sakit dan lima perusahaan Indonesia ambil bagian dalam pameran te

Paviliun Indonesia dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan Oman Dr. Ahmed bin Salim Al-Mandhari (kanan) bersama Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman Andi Rahadian.

Foto: Dok KBRI Muscat

Paviliun Indonesia dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan Oman Dr. Ahmed bin Salim Al-Mandhari (kanan) bersama Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman Andi Rahadian.

REPUBLIKA.CO.ID, MUSCAT — Indonesia memperkenalkan produk dan layanan kesehatan ke pasar Oman dan Timur Tengah melalui Paviliun Indonesia dalam Oman Health Exhibition (OHE) 2026 di Muscat, Oman, 21-23 September 2026.

Paviliun Indonesia dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan Oman Dr. Ahmed bin Salim Al-Mandhari bersama Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman Andi Rahadian. Kehadiran Indonesia dalam pameran kesehatan terbesar di Oman tersebut dikoordinasikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Muscat.

Sebanyak tiga rumah sakit dan lima perusahaan Indonesia ambil bagian dalam pameran tersebut. KBRI Muscat menyebut keikutsertaan Indonesia bertujuan memperluas pasar produk kesehatan Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang medical tourism, health tourism, dan wellness tourism. Kerja sama juga dijajaki dalam sektor farmasi, alat kesehatan, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan layanan kesehatan.

Duta Besar RI Andi Rahadian mengatakan partisipasi Indonesia di OHE 2026 diharapkan mendorong kerja sama bisnis yang lebih konkret dengan pelaku industri kesehatan di Oman dan kawasan Teluk.

"Melalui partisipasi Indonesia dalam OHE 2026 diharapkan terdapat peningkatan kerja sama bisnis secara konkret di sektor kesehatan, dan perluasan pasar produk kesehatan dan layanan kesehatan dari Indonesia kepada para pelaku bisnis/industri kesehatan di Oman maupun di kawasan Teluk," ujar Andi.

Selain peluang ekspor, Indonesia juga membidik peningkatan kunjungan masyarakat Oman untuk wisata medis, wisata kesehatan, dan wisata kebugaran. Indonesia turut membuka peluang kerja sama tenaga kesehatan dan profesional Indonesia di Oman.

KBRI Muscat menyatakan diplomasi ekonomi di sektor kesehatan akan terus didorong melalui sinergi pemerintah dan swasta. Upaya tersebut diharapkan memperluas akses pasar produk kesehatan Indonesia, memperkuat jejaring bisnis, serta membuka peluang proyek dan investasi di sektor kesehatan antara Indonesia, Oman, dan negara-negara Teluk.

Berita Lainnya

Baca Artikel Selengkapnya