IHSG ditutup melemah dipicu ekspektasi hawkish The Fed di akhir tahun

49 menit yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah dipicu oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed pada akhir tahun 2026.

IHSG ditutup melemah 115,44 poin atau 1,88 persen ke posisi 6.031,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 12,08 poin atau 1,99 persen ke posisi 593,64.

"IHSG dan Bursa regional Asia melemah, pasar tampaknya dipengaruhi risalah The Fed menunjukkan mayoritas pejabat memperkirakan satu kali kenaikan suku bunga lagi pada 2026 untuk menjaga inflasi yang masih berada di atas target 2 persen,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Nico mengatakan sebagian besar pembuat kebijakan The Fed menilai bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan tepat pada akhir tahun, menurut catatan rapat FOMC September 2026.

Baca juga: OJK sebut keputusan FTSE pertahankan status RI jadi sinyal positif

Namun demikian, mereka menekankan bahwa keputusan selanjutnya akan bergantung pada data yang masuk, prospek ekonomi, dan keseimbangan risiko.

Hal tersebut mengindikasikan sepanjang tahun 2026, era suku bunga tinggi belum sepenuhnya berakhir, seiring sikap kehati-hatian bank sentral terhadap risiko konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik, mendorong imbal hasil (yield) obligasi lebih tinggi dan risiko inflasi.

"Kondisi tersebut tentunya menambah volatilitas pasar,” ujar Nico.

Sementara itu, harga minyak naik di tengah kekhawatiran atas potensi eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dan risiko berkelanjutan terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz, yang menambah tekanan inflasi.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya