Pesawat KLM terlihat di gerbang E19 Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda.
REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Maskapai penerbangan KLM Royal Dutch Airlines, Kamis (16/4/2026), mengatakan, mereka akan membatalkan 160 penerbangan di Eropa bulan depan. Hal itu karena alasan kenaikan biaya bahan bakar, khususnya avtur.
Dalam sebuah pernyataan, maskapai milik pemerintah Belanda tersebut mengatakan, telah melakukan "sejumlah penyesuaian" pada jadwal penerbangannya untuk bulan mendatang. "Ini menyangkut sejumlah kecil penerbangan di Eropa yang, karena kenaikan biaya avtur, saat ini tidak lagi layak secara finansial untuk dioperasikan," kata perusahaan.
KLM mengatakan, tidak ada kekurangan bahan bakar jet dan pembatalan tersebut melibatkan 80 penerbangan pulang pergi yang lebih sedikit ke dan dari Bandara Schiphol di Amsterdam, yang mewakili kurang dari satu persen dari operasional di Eropa selama periode tersebut.
sumber : Antara

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·