Gubernur dukung Bank Sumut jadi penggerak ekonomi dan pembangunan

6 jam yang lalu 2
Selain itu, Bank Sumut terus meningkatkan kinerja sekaligus memperbesar kontribusinya bagi pembangunan daerah

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution terus mendukung PT Bank Sumut (Perseroda) menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan di daerah.

"Selain itu, Bank Sumut terus meningkatkan kinerja sekaligus memperbesar kontribusinya bagi pembangunan daerah," ucap Bobby usai menghadiri Semarak Fun Walk BUMD merayakan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam keterangannya di Medan, Minggu.

Gubernur menegaskan, bank pembangunan daerah (BPD) ini juga harus mampu meningkatkan keberadaannya melalui kinerja yang sehat, tata kelola yang baik, serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai posisi Bank Sumut sebagai salah satu BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sangat strategis, karena mendapat dukungan permodalan dan kepercayaan pemerintah daerah.

Selain Bank Sumut, terdapat lima BUMD Pemprov Sumut, yakni Perumda Tirtanadi, PT Pembangunan Prasarana Sumut (PPSU), PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), PT Dhirga Surya Sumatera Utara, dan Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa (AIJ).

"Kami dari pemerintah memberikan dukungan, dan kepercayaan kepada Bank Sumut. Karena itu, Bank Sumut harus benar-benar menunjukkan kinerja terbaiknya, didukung pertumbuhan pendapatan, dan kinerja yang sehat,” tegas Bobby.

Gubernur juga meminta Bank Sumut membangun budaya kerja dengan menempatkan prestasi sebagai dasar pengembangan perusahaan, termasuk jenjang karier.

Sebab, menurutnya, kekuatan internal yang diisi oleh sumber daya manusia berprestasi akan menjadi modal penting membawa Bank Sumut tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

"Kalau internalnya yang memegang prestasi, Bank Sumut pasti lebih baik lagi,” jelas Bobby.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menyatakan kesiapannya menjaga dan menjadikan kepercayaan pemegang saham sebagai energi dengan terus memperkuat kinerja, dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

"Arahan bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, perkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan relevan kebutuhan masyarakat," katanya.

"Kepercayaan yang diberikan pemegang saham akan kami jawab melalui kinerja yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi Sumatera Utara,” ujar Heru.

Pihaknya menegaskan, Bank Sumut tidak ingin pertumbuhan hanya diukur dari sisi bisnis. Sebagai BPD, lanjut dia, setiap penguatan perusahaan akam diarahkan untuk memperbesar peran Bank Sumut.

Meliputi penggerak ekonomi daerah, memperluas akses pembiayaan, mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mempercepat digitalisasi layanan, dan meningkatkan inklusi keuangan.

Komitmen ini diperkuat melalui transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi yang semakin erat dengan pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan.

"Dengan demikian, Bank Sumut diharapkan tidak hanya menjadi bank milik daerah, tetapi menjadi bagian penting dari solusi pembangunan Sumatera Utara," tutur Heru.

Baca juga: Menteri UMKM menambah kuota KUR Bank Sumut jadi Rp2 triliun

Baca juga: Bank Sumut dan Disdik Sumut perkuat tata kelola BOSP digital

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya