Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Donald Trump terlihat frustrasi usai calon-calon dari Partai Republik sekaligus jagoan dia kalah di pemilihan sela atau paruh waktu (midterm election) Amerika Serikat kali ini, Selasa (3/11).
Trump menganggap jika nama dia masuk dalam surat suara ikut mencalonkan diri mungkin Partai Republik bisa menang telak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nama saya tidak ada di surat suara dan jika saya ada, kita pasti akan menang TELAK! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," kata Trump di platform Truth Social.
Sejumlah pakar dan jajak pendapat sebelumnya menilai Demokrat akan menang dalam pemilu sela ini dan menguasai Senat.
Pemilihan sela tak hanya memilih calon senator, tapi juga gubernur, DPR, hingga pejabat daerah lainnya.
Per Rabu (4/10) siang WIB, Demokrat dipastikan meraih kendali penuh dua majelis tertinggi di Kongres AS, Dewan Perwakilan dan Senat, setelah menang telak di pemilu sela kali ini.
Dalam polling hitung cepat New York Times, Demokrat meraih 52 kursi di Senat, telah melebihi ambang batas minimal 50 kursi untuk menguasai majelis tersebut. Sementara itu, Partai Republik hanya meraih 40 kursi.
Sementara itu, Demokrat berhasil meraup 193 kursi di Dewan Perwakilan, sementara Republik meraup 114 suara. Ambang batas kemenangan untuk menguasai Dewan Perwakilan itu yakni 218 suara, artinya Demokrat hanya butuh 25 kursi lagi untuk mengukuhkan kemenangan dan menguasai Dewan Perwakilan AS.
Perhitungan surat suara cepat calon senator Texas yang mencapai 90 persen, James Tolarico dari Demokrat unggul 55 persen dan Ken Paxton dari Republik 43 persen.
Ini menjadi sejarah kekalahan Republik di Texas lantaran negara bagian itu dikenal sebagai salah satu lumbung suara terkuat partai Trump tersebut.
Untuk Senat Michigan dengan surat suara 35 persen, calon dari Demokrat Abdul El Sayed unggul dari calon Republik Mike Rogers, masing-masing 50,2 persen dan 47,9 persen.
Di Carolina Selatan Distrik pertama untuk calon DPR, Nancy Lacor dari Demokrat unggul tipis dengan 49,5 persen dan Jenny Costa Honeycutt dari Republik 48,8 persen
Untuk Delaware, Massachutes, Georgia, Carolina Selatan, Maine, dan Alabama Distrik calon dari Demokrat juga unggul atas calon Republik, demikian dikutip CNN.
Demokrat juga unggul jauh dalam pemilihan gubernur di California, Colorado, Wisconsin, Pennsylvania, dan New York.
Mereka juga unggul tipis di perebutan kursi gubernur Minnesota, Georgia, Texas, Ohio, Iowa, Kansas, New Mexico, Arizona, dan Oregon.
Namun, untuk Senat Missipi dengan surat suara 89 persen, calon dari Republik Andi Barr unggul atas calon Demokrat Charless Broker, masing-masing 50,1 persen dan 42,9 persen.
Calon senat Republik juga unggul sementara di Florida, dan Kentucky.
Untuk Gubernur Florida, calon dari Republik Byron Donalds ikut unggul dengan 50,0 persen dari 99 persen suara yang dihitung, begitu pula dengan Oklahoma. Calon dari partai sayap kanan ini Mike Mazzei juga unggul dengan 52 persen dari 97 persen suara yang dihitung.
Calon Republik untuk pemilihan gubernur di Wyoming, Arkansas, dan Carolina Selatan.
Hasil ini belum pasti dan masih akan berubah seiring perhitungan surat suara.
(isa/rds)

3 jam yang lalu
2





English (US) ·
Indonesian (ID) ·