Fin Expo 2026 ajak masyarakat bijak kelola keuangan

59 menit yang lalu 3
Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin mengenal industri jasa keuangan

Makassar (ANTARA) - Expo Literasi dan Inklusi Keuangan (Fin Expo 2026) di Sulawesi Selatan menjadi momentum untuk mendorong masyarakat bijak mengelola keuangan, sehingga dapat memahami manfaat dan resikonya.

"Jadi mereka tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan penggunaannya sesuai kebutuhan," kata Ketua Panitia yang juga Regional CEO BRI Regional Office 15 Makassar Riza Pahlevi di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan semakin mendekatkan industri jasa keuangan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai produk dan layanan yang tersedia.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin mengenal industri jasa keuangan, memahami produk yang tersedia, serta semakin bijak dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan,” kata Riza.

Ia mengatakan berdasarkan hasil survei 2026, sekitar 93,01 persen masyarakat telah menggunakan produk dan atau layanan jasa keuangan, meningkat dibandingkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 sebesar 92,7 persen.

Namun, tingginya penggunaan layanan keuangan tersebut masih perlu diimbangi dengan peningkatan literasi. Karena itu, expo tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan layanan, tetapi juga ruang komunikasi, edukasi, serta interaksi antara masyarakat dan industri jasa keuangan.

Sementara itu. Kepala Perwakilan OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) Moch Muchlasin mengatakan masyarakat perlu memiliki pemahaman yang memadai sebelum menggunakan produk keuangan. Edukasi itu penting agar masyarakat mengetahui manfaat, karakteristik, hingga risiko dari produk yang digunakan.

Berkaitan dengan hal itu, lanjut dia, penguatan literasi keuangan perlu berjalan seiring dengan perkembangan ekonomi Sulsel yang tumbuh 5,59 persen dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Muchlasin, OJK dan industri jasa keuangan juga terus memperluas edukasi. Pada triwulan II 2026, OJK mencatat telah melaksanakan sekitar 198 kegiatan literasi dengan sekitar 2.400 peserta.

Upaya tersebut turut diarahkan pada penguatan akses pasar dan keuangan syariah serta dukungan pembiayaan bagi sektor produktif, termasuk petani dan nelayan.

Baca juga: OJK dan Pemda Enrekang tingkatkan inklusi keuangan

Baca juga: OJK catat total aset perbankan di Sulsel capai Rp190,95 triliun

Ketua Panitia Fin Expo 2026 Riza Pahlevi (tengah) bersama Wakil Gubernur Sulsel Hj Fatmawati Rusdi (kanan) dan Ketua DPRD Sulse Andi Rachmamatika Dewi (kiri) di sela kegiatan Fin Expo 2026 yang digelar dalam ragkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan di Makassar, Sabtu (3/10/2026). ANTARA/ Suriani Mappong

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya