Ekonom: Formasi 3 wamenkeu harus perkuat kualitas keputusan fiskal

4 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) M Rizal Taufikurahman mengatakan formasi tiga wakil menteri keuangan (Wamenkeu) harus dapat tecermin pada penguatan kualitas keputusan fiskal.

“Formasi tiga wamenkeu baru bernilai apabila memperkuat kemampuan Kementerian Keuangan mengambil keputusan dan mengawasi pelaksanaannya,” kata Rizal saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ia menggarisbawahi pembagian tugas wamenkeu harus disertai kewenangan yang nyata dan pertanggungjawaban yang jelas.

Jika keputusan operasional tetap menumpuk di meja menteri keuangan, sementara direktorat jenderal menghadapi tambahan jalur persetujuan, Rizal berpendapat biaya koordinasi justru meningkat.

Menurut dia, risiko terbesar adalah fragmentasi kebijakan. Pasalnya, pengelolaan penerimaan, belanja, dan pembiayaan saling menentukan.

“Pemungutan pajak yang menekan aktivitas usaha dapat melemahkan basis penerimaan berikutnya, percepatan belanja tanpa kesiapan program dapat menghasilkan pemborosan, dan tambahan utang tanpa hasil ekonomi yang memadai mempersempit ruang fiskal melalui beban bunga,” katanya menjelaskan.

Maka dari itu, ketiga wamenkeu dinilai harus mampu menguji konsekuensi tersebut secara bersama. “Masing-masing tidak boleh dinilai berhasil hanya karena target bidangnya tercapai, sementara keseimbangan APBN memburuk,” ujar dia.

Rizal menyarankan agar pembagian portofolio perlu segera disertai batas kewenangan, mekanisme penyelesaian perbedaan, dan sasaran kinerja bersama di bawah menkeu.

Ukuran yang digunakan harus bersifat konkret, yakni kebocoran penerimaan berkurang, belanja memberi hasil, pembiayaan terkendali, dan keputusan lebih cepat.

“Penambahan pimpinan tidak menciptakan ruang fiskal dengan sendirinya. Jika kualitas keputusan tidak berubah, negara hanya menambah struktur, sementara sumber persoalan fiskalnya tetap tidak terselesaikan,” kata Rizal.

Posisi wamenkeu kembali diisi oleh tiga orang seiring dengan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026, yang menunjuk Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman mendampingi Juda Agung untuk membantu tugas Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Luky Alfirman merupakan birokrat senior Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sementara Nurkholisoh memiliki pengalaman panjang sebagai ekonom dan peneliti di Bank Indonesia.

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya