Dikabarkan Bakal Mundur, Presiden Iran Pezeshkian Buka Suara

3 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Iran Masoud Pezeshkian buka suara setelah dikabarkan bakal mundur di tengah perang dengan Amerika Serikat dan Israel.

Pezeshkian segera membantah kabar tersebut dan mengatakan bahwa ia masih akan melanjutkan tugas sebagai kepala pemerintahan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika saya akan mengundurkan diri, saya akan mengumumkannya secara terbuka. Saya tidak akan mengundurkan diri, dan saya akan melanjutkan perjuangan," kata Pezeshkian dalam pidato yang disiarkan televisi, yang sebagian isinya dirilis oleh kantor berita resmi IRNA, dikutip dari Anadolu Agency.

Ia juga membantah klaim perselisihan dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dan angkatan bersenjata, menekankan bahwa "kami bekerja dalam harmoni penuh."

"Semua orang tahu bahwa jika ada perselisihan yang muncul, angkatan bersenjata akan berdiri bersama Khamenei," kata Pezeshkian.

Media oposisi Iran sebelumnya mengeklaim bahwa Pezeshkian telah mengajukan pengunduran dirinya kepada Khamenei beberapa kali, dikutip dari Anadolu Agency.

Iran terlibat perang dengan AS dan Israel sejak Februari ketika Washington dan Tel Aviv melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran. Iran membalas dengan serangan drone dan rudal terhadap negara-negara Teluk yang menampung aset AS.

AS dan Iran sepakat untuk gencatan senjata pada April dan kemudian menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada bulan Juni yang bertujuan untuk mengakhiri konflik militer mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.

Namun, kesepakatan itu runtuh bulan lalu ketika kedua pihak saling menyerang selama hampir dua pekan sebelum Presiden AS Donald Trump tiba-tiba menghentikan pemboman di tengah laporan tentang pembicaraan untuk menyelesaikan konflik tersebut.

(bac)

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya