Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah desa di Spanyol menawarkan insentif hingga €15.000 atau sekitar Rp309 juta untuk menarik penduduk baru.
Program tersebut menyasar pekerja yang bersedia menetap di wilayah pedesaan selama beberapa tahun.
Program itu bertujuan mengatasi penurunan populasi di sejumlah daerah pedesaan Spanyol. Banyak warga muda meninggalkan desa dan pindah ke kota besar untuk mencari pekerjaan dan peluang ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu program yang tengah menarik perhatian adalah Live in Ambroz di wilayah Extremadura.
Program tersebut saat ini menerima pendaftaran dari pekerja digital nomad dan menawarkan hibah hingga €15.000, seperti dilaporkan Glasgow Live.
Para penerima hibah harus bersedia tinggal di wilayah Ambroz selama minimal dua tahun.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah penduduk sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pedesaan.
Akun Instagram @madrid.explore turut mempromosikan peluang tersebut. Akun itu menyebut Spanyol menawarkan insentif bagi orang yang ingin meninggalkan kehidupan kota dan pindah ke desa.
"Mencari perubahan suasana? Spanyol punya tawaran gila untuk Anda! Pada tahun 2026, Spanyol akan membayar Anda untuk pindah ke desa yang sepi. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan populasi pedesaan dan membantu merevitalisasi kota-kota yang telah tertinggal," tulis akun tersebut.
Unggahan tersebut langsung mendapat respons dari sejumlah pengguna media sosial.
Salah satu pengguna berkomentar, "Ya, tentu."
Pengguna lain menulis, "Saya sangat ingin."
Sementara pengguna lainnya menjawab, "Oke, daftarkan saya."
Selain menawarkan insentif finansial, kawasan Ambroz juga memiliki keuntungan dari sisi iklim. Wilayah tersebut mendapatkan sekitar 70 hingga 90% lebih banyak sinar matahari dibandingkan London.
Kondisi tersebut membuat Ambroz memiliki rata-rata sekitar tiga jam lebih banyak waktu siang setiap hari dibandingkan London.
Biaya hidup di kawasan pedesaan Spanyol juga relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah wilayah lain. Menurut laporan Mirror, rumah dengan tiga kamar tidur di kawasan tersebut dapat disewa dengan harga sekitar €690 atau Rp14 juta per bulan.
Spanyol bukan satu-satunya negara Eropa yang menggunakan insentif finansial untuk menarik penduduk baru. Italia dan Swiss juga memiliki sejumlah program serupa untuk mengatasi penurunan populasi di wilayah pedesaan.
Di Italia, Pulau Sardinia menawarkan hibah hingga €15.000 bagi orang yang bersedia pindah ke desa-desa dengan suasana lebih tenang. Namun, program tersebut hanya berlaku untuk kota atau desa yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 3.000 jiwa.
Pemerintah setempat menggunakan program itu untuk membalikkan tren penurunan populasi sekaligus mendukung perekonomian lokal.
Pasangan yang ingin membangun keluarga juga dapat memperoleh bantuan tambahan. Pemerintah setempat memberikan sekitar €600 atau Rp12 juta per bulan untuk anak pertama dan €400 atau Rp8 juta untuk anak kedua hingga masing-masing anak berusia lima tahun.
Sementara itu, desa Radicondoli di Tuscany, Italia, juga menawarkan insentif melalui program WivoaRadicondoli. Program tersebut memberikan bantuan bagi penyewa maupun pembeli rumah.
Penyewa dapat memperoleh subsidi hingga setengah dari biaya sewa selama dua tahun. Pemerintah desa juga menyediakan hibah bagi warga yang ingin membeli properti.
Sebagai syaratnya, penerima bantuan harus berkomitmen untuk tinggal di Radicondoli setidaknya selama satu dekade. Saat ini, sekitar 100 dari 450 properti di desa tersebut dilaporkan masih kosong.
Program serupa juga tersedia di Swiss. Warga berusia di bawah 45 tahun dapat mempertimbangkan untuk pindah ke Albinen, sebuah desa di kawasan Pegunungan Alpen.
Pendatang baru di Albinen dapat menerima bantuan hingga 25.000 franc Swiss atau sekitar Rp472 juta per orang dewasa dan 10.000 franc Swiss atau sekitar Rp189 juta per anak.
Namun, penerima bantuan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Mereka harus berkomitmen tinggal di Albinen setidaknya selama 10 tahun dan membeli properti dengan nilai minimal 200.000 franc Swiss.
Albinen berada di tengah lanskap Pegunungan Alpen dan dikelilingi chalet tradisional. Desa tersebut menawarkan kehidupan yang lebih tenang dengan akses menuju kota-kota sekitar dan sejumlah resor ski, dikutip dari Glasgow Live.
(mge/bac)

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·