Jakarta, CNN Indonesia --
Pejabat dari delegasi Amerika Serikat walk out atau meninggalkan ruangan saat Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (23/9).
Saat Pezeshkian memulai pidato, satu-satunya pejabat AS yang di bangku tersebut langsung berdiri, mengambil tas, membenarkan kacamata, lalu meninggalkan ruangan. Saat pejabat itu melangkah untuk membelakangi mimbar, bangku untuk delegasi AS jadi kosong selama Pezeshkian pidato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Iran itu tak ambil pusing dan tetap melanjutkan pidatonya. Di pidato itu, Pezeshkian mengatakan rakyat Iran menjadi korban terorisme dan mengutuk serangan ilegal AS terhadap negara Timur Tengah ini.
"Saya berasal dari Iran di mana pemimpin tertinggi kami yang terhormat dibunuh tanpa kerangka hukum atau alasan apa pun," kata Pezeshkian.
Dia lantas menunjukkan foto mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang jadi korban serangan brutal AS-Israel pada 28 Februari. Tak cuma Ali Khamenei, anak perempuan, menantu, cucunya juga terbunuh dalam operasi itu. Sejumlah pejabat top pertahanan hingga pakar nuklir Iran tak luput jadi korban serangan AS dan Israel.
Pezeshkian juga kembali mengingatkan aksi brutal AS-Israel mengebom sekolah hingga menewaskan anak-anak yang tak berdosa.
"Saya dari Iran, di mana mereka sebenarnya membom sekolah," ungkap dia. Di kesempatan itu, Pezeshkian juga membawa foto anak-anak sekolah yang tewas imbas serangan AS-Israel.
Serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu ke kota-kota di Iran berlanjut jadi perang yang berlangsung hingga berbulan-bulan. Selain korban tewas, perang juga berimbas pada penutupan Selat Hormuz yang mengakibatkan kenaikan harga minyak dunia.
Serangan itu juga membuat Iran membalas dengan menggempur sejumlah aset dan pangkalan militer AS di negara-negara Timur Tengah.
AS dan Iran sempat menyepakati gencatan senjata dan meneken nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang. Namun, Washington disebut berulang kali melanggar kesepakatan.
(isa/dna)

53 menit yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·