Danantara siapkan IPO BUMN dalam 6-12 bulan ke depan

3 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyatakan akan menyiapkan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam jangka waktu 6-12 bulan.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menyatakan proses persiapan aksi IPO BUMN akan dilakukan melalui PT Danantara Asset Management (DAM).

“Itu prosesnya ada di dalam DAM, insyaAllah kita bisa fokus 6-12 bulan ke depan. Itu ada proses juga nanti dalam Bursa ya, niatnya juga untuk menambah likuiditas juga ke pasar modal Indonesia,” ujar Pandu ditemui seusai Peluncuran ETF Emas di Gedung PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin.

Namun demikian, Pandu menyatakan belum dapat memberikan kepastian mengenai jadwal IPO perusahaan BUMN yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Baca juga: Danantara: Pupuk Indonesia, Pelindo hingga Angkasa Pura potensial IPO

Ia mengatakan bahwa informasi mengenai rencana tersebut nantinya akan disampaikan oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria.

“Itu nanti tunggu aja dari DAM, nanti juga dari sisi pak Dony bisa komunikasi langsung,” ujar Pandu.

Sebelumnya, COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengatakan terdapat banyak perusahaan-perusahaan BUMN yang layak didorong untuk melangsungkan IPO di BEI.

Ia mengatakan, perusahaan maupun holding BUMN seperti PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), hingga PT Angkasa Pura Indonesia(InJourney Airports) memiliki potensi yang besar apabila dihantarkan untuk menggelar IPO di pasar modal Indonesia.

Baca juga: OJK: Penghimpunan dana di pasar modal tetap positif hingga akhir 2026

"Banyak perusahaan-perusahaan kita (BUMN) yang bagus, masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan,” ujar Dony.

Dony menjelaskan, rencana langkah IPO perusahaan-perusahaan BUMN tersebut telah masuk dalam peta jalan (roadmap) transformasi BUMN untuk lima tahun ke depan.

“Jadi mana akan kita strategic partnership, mana akan kita IPO, mana kita tetap tertutup, nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara ya. Kemudian yang terakhir nanti baru kita menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi,” ujar Dony.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya