BTN targetkan rasio pembayaran dividen 20 persen

1 jam yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berencana membagikan dividen untuk tahun buku 2026 dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) di kisaran 20-25 persen dari total laba bersih.

“Sekarang kan di RBB (Rancangan Bisnis Bank) kita di 2026 memang kita tulis 20-25 persen,” kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam Public Expose Live 2026 di Jakarta, Kamis.

Meski demikian, kepastian mengenai besaran dividen bakal disepakati berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Jadi kita masih konsisten dengan angka yang ditulis RBB. Tapi sekali lagi nanti ini bergantung pada saat RUPS diumumkan. Karena memang dividen kan itu games-nya pemilik pemegang saham ya,” jelasnya.

Sebelumnya, Perseroan memutuskan absen membagikan dividen tahun buku 2025.

Hal itu dikarenakan BTN membutuhkan modal besar untuk mendanai rencana ekspansi bisnis besar-besaran, salah satunya membeli portofolio kredit pihak ketiga secara langsung.

Adapun BTN membukukan laba bersih secara konsolidasi Rp2,4 triliun sepanjang semester I-2026, naik 40,8 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Laba tersebut didukung dari penyaluran kredit dan pembiayaan yang meningkat 11,2 persen yoy per akhir Juni 2026 menjadi Rp418,11 triliun.

Pertumbuhan kredit diikuti dengan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross di level 3 persen, membaik dibandingkan posisi Juni 2025 sebesar 3,3 persen.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya