Jurnalis Republika Thoudy Badai dan Bambang Noroyono saat tiba di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) malam.
REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai telah terlihat turun dari pesawat yang membawa mereka dari Israel di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) WIB. Keduanya tiba bersama ratusan peserta Global Sumud Flotilla yang dievakuasi dari penculikan oleh pasukan penjajah Israel.
Dua jurnalis Republika itu terlihat turun dari pesawat dalam siaran langsung di akun X kantor berita Turki Anadolu Agency.
“Alhamdulillah,” ujar Hanifa Humanisa, ibunda dari Thoudy Badai saat dikabari soal penampakan putranya tersebut. “Alhamdulillah sehat kelihatannya,” ujar Denisa, istri dari Bambang Noroyono.
Panitia Global Sumud Flotilla (GSF) sebelumnya menyampaikan bahwa semua penerbangan yang membawa para peserta misi kemanusiaan tersebut telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turki. Pesawat-pesawat tersebut tiba pada sore hari waktu setempat.
“Dengan lega kami mengabarkan bahwa penerbangan TK6925, TK6921 dan TK6919 telah mendarat di Istanbul,” demikian pernyataan tim komunikasi keluarga dan kerabat peserta GSF.
Mereka menyebutkan, tim pendamping saat ini terus memantau proses kedatangan para peserta serta memastikan dukungan lanjutan bagi mereka setelah tiba di Turki.
Sebelumnya, tiga penerbangan maskapai Turkish Airlines yang membawa peserta Global Sumud Flotilla dilaporkan telah meninggalkan Palestina yang diduduki pada Kamis (21/5/2026) pukul 15.30 waktu Palestina. Ketiga pesawat tersebut saat ini dalam perjalanan menuju Bandara Istanbul, Turki.
Dalam pembaruan resmi yang disampaikan Tim Komunikasi Keluarga dan Sahabat peserta GSF, penerbangan yang dimaksud masing-masing bernomor TK6925, TK6921, dan TK6919.
Keberangkatan ini menjadi bagian dari proses deportasi sejumlah peserta flotilla kemanusiaan yang sebelumnya ditahan otoritas Israel setelah misi solidaritas menuju Gaza dihentikan secara paksa. Hingga kini, keluarga dan tim pendamping masih terus memantau kondisi para peserta selama proses pemulangan berlangsung.
Pemerintah Turki mengirim penerbangan sewaan ke Israel untuk memulangkan aktivis Global Sumud yang diculik, setelah Menteri Keamanan Nasional Israel memicu kemarahan internasional. Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyatakan bahwa mereka akan membawa warga negara Turki dan peserta dari negara ketiga ke Turki, dengan laporan media menyebutkan 78 warga negara Turki termasuk di antara para tahanan.

4 jam yang lalu
9






English (US) ·
Indonesian (ID) ·