Bank Mandiri salurkan kredit Rp1.606 triliun per September 2026

49 menit yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat telah menyalurkan kredit senilai Rp1.606 triliun hingga September 2026, atau tumbuh 16 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Direktur Keuangan Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan pertumbuhan kredit secara bank only itu naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 11,6 persen.

“Dengan total kredit mencapai Rp1.606 triliun, tumbuh 16 persen secara tahunan, Bank Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya kuat dan berkualitas, tapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan masyarakat,” ujar Novita dalam Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan III/2026 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara daring di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, penyaluran kredit pada sektor pemerintahan dan badan usaha milik negara (BUMN) tumbuh 23,8 persen yoy menjadi Rp473 triliun.

Baca juga: Bank Mandiri catat pertumbuhan laba 20,7 persen per September 2026

“Pembiayaan ini mendukung berbagai agenda strategis nasional termasuk pembangunan infrastruktur, energi, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Novita.

Lebih lanjut, ia menyampaikan penyaluran kredit pada ekosistem bisnis penopang ekonomi meningkat 18,5 persen secara tahunan menjadi Rp910 triliun.

“Bank Mandiri terus menjadi mitra pertumbuhan bagi dunia usaha dalam mendorong investasi, memperkuat daya saing industri, serta menciptakan lapangan kerja,” ujar dia.

Selain itu, perseroan juga mencatat pertumbuhan kredit usaha mikro sebesar 12,9 persen yoy menjadi Rp31,2 triliun dan menjangkau berbagai provinsi di Indonesia.

Baca juga: Bank Mandiri beri nilai tambah ke pemegang saham lewat dividen-buyback

“Kami terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, kredit usaha mikro tumbuh 12,9 persen menjadi Rp31,2 triliun dengan jangkauan di 37 provinsi sebagai wujud komitmen kami dalam mendorong pemerataan ekonomi dan inklusi keuangan,” kata Novita.

Sementara itu, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun per September 2026, atau tumbuh 20,7 persen secara tahunan.

Ia menambahkan, kinerja keuangan Bank Mandiri juga terus menunjukkan pertumbuhan yang solid di tengah dinamika industri perbankan.

“Hingga September 2026, pendapatan tumbuh sehat sebesar 7,08 persen secara tahunan menjadi Rp97,3 triliun, didukung oleh pertumbuhan kredit yang solid. Di saat yang sama, pendapatan non-bunga tumbuh lebih tinggi sebesar 13,8 persen menjadi Rp29,4 triliun seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan layanan perbankan,” kata Novita.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya