AS Pede Bisa Deal Damai dengan Iran Dalam Waktu Dekat

52 menit yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat disebut pede bisa mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membuka Selat Hormuz dan menghentikan perang yang sudah berlangsung lebih dari sebulan.

Dua pejabat AS yang tak ingin disebutkan namanya menyampaikan informasi itu ke media Axios pada Rabu (6/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"[Kedua pihak nyaris mencapai kesepakatan] mengenai nota kesepahaman untuk mengakhiri perang dan menyusun kerangka kerja lebih rinci soal negosiasi nuklir," kata dua sumber tersebut, dikutip AFP.

Axios juga melaporkan kesepakatan itu mencakup program nuklir Iran dan komitmen AS untuk mencairkan jutaan dolar aset yang dibekukan.

Sumber tersebut menjelaskan pemerintahan Donald Trump saat ini menunggu tanggapan Iran terkait sejumlah poin dalam kurun waktu 48 jam.

Mereka menekankan sejauh ini memang belum ada kesepakatan yang disetujui. Namun, kedua sumber menggarisbawahi bahwa ini titik terdekat kedua pihak menuju kesepakatan sejak perang dimulai.

Trump juga berulang kali mengatakan kesepakatan dengan Iran nyaris tercapai. Namun, dia tak memberi rincian lebih lanjut.

Di tengah upaya negosiasi, Trump sempat meluncurkan operasi "Project Freedom" untuk membantu kapal melewati Selat Hormuz. Jalur perairan ini ditutup usai serangan brutal AS dan Israel ke Iran yang dimulai pada Februari lalu.

Namun, mediator perang AS-Iran, Pakistan, meminta Trump menunda operasi semacam itu. Mereka juga menyebut ada kemajuan besar "menuju ke kesepakatan akhir."

Perjanjian tersebut akan menyatakan perang berakhir dan periode negosiasi selama 30 hari. Negosiasi lanjutan dilaporkan akan digelar di Islamabad, Pakistan, atau Jenewa, Swiss.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Baca Artikel Selengkapnya