AS akan Pasok Senjata ke Israel Senilai 2,8 Miliar Dolar, Termasuk 40 Ribu Bom

1 jam yang lalu 1

Pasukan Israel bersiap meledakkan bahan peledak di rumah warga Palestina yang syahid, Farouq Ramadan, di desa Tell, dekat kota Nablus di Tepi Barat, pada 11 Agustus 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,  TEHERAN -- AS terus mengirimkan senjatanya ke Israel di tengah kecaman dunia terhadap aksi genosida di Jalur Gaza oleh Zionis. 

Associated Press melaporkan, mengutip pejabat AS dan seseorang yang mengetahui rencana tersebut, bahwa pemerintahan Donald Trump bersiap menyetujui paket persenjataan untuk Israel senilai 2,8 miliar dolar AS.

Paket tersebut—yang belum difinalisasi—mencakup 40 ribu bom, yang terdiri dari 20 ribu bom Mk84 seberat 907 kg (2.000 pon) berdaya ledak tinggi dan hambatan rendah (low-drag) untuk penggunaan umum (tipe jatuh bebas).

"Selain itu, 20 ribu bom BLU-117, yang juga merupakan peledak serbaguna berdaya ledak tinggi dan hambatan rendah yang digunakan oleh Angkatan Laut AS," demikian menurut laporan AP.

Bom-bom tersebut memiliki berbagai varian. Sebagian dirancang untuk menembus target jauh di bawah tanah, sementara yang lain meledak di atas permukaan tanah dan menyebabkan kerusakan luas.

Menurut laporan AP, Kongres telah diberi tahu secara informal mengenai kesepakatan yang sedang diproses ini. Sebagian besar biayanya akan ditanggung melalui skema pendanaan militer luar negeri, di mana dana dari pembayar pajak Amerika diberikan kepada Israel untuk kemudian digunakan membeli senjata tersebut dari AS.

Baca Artikel Selengkapnya