Jakarta (ANTARA) - Perum LKBN ANTARA menggelar ANTARA Business Forum (ABF) 2026 di Jakarta, Rabu, sebagai forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, ekonom, dan akademisi untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju 2027.
“Melalui ANTARA Business Forum 2026, kami ingin membangun jembatan komunikasi yang solid antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, pelaku usaha sebagai penggerak roda ekonomi, serta akademisi dan ekonom yang memberikan landasan analisis mendalam,” kata Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Virgandhi Prayudantoro di sela-sela ABF 2026 di Jakarta, Rabu.
Mengusung tema The Synergy Horizon: Positioning Indonesia for the Next Decade, ABF 2026 membahas berbagai tantangan dan peluang perekonomian nasional, sekaligus arah kebijakan dan strategi untuk memperkuat posisi Indonesia dalam satu dekade mendatang.
Virgandhi mengatakan kolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, dunia usaha, serta kalangan akademisi dan ekonom menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut dia, sinergi lintas sektor semakin diperlukan di tengah dinamika perekonomian global yang menuntut Indonesia memiliki arah pembangunan ekonomi yang jelas dan adaptif.
Sejumlah isu strategis dibahas dalam forum tersebut, mulai dari arah kebijakan fiskal dan ekonomi makro menuju 2027, transformasi dan penguatan industri nasional, kedaulatan digital, hingga penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami berharap gagasan, analisis, dan solusi praktis yang lahir dari forum ini dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah maupun pelaku bisnis dalam mengambil langkah strategis,” ujarnya.
Virgandhi mengatakan ANTARA sebagai kantor berita nasional juga memiliki peran dalam menyampaikan perkembangan dan transformasi perekonomian Indonesia kepada masyarakat.
“ANTARA akan terus mengawal dan mendokumentasikan setiap proses transformasi ekonomi ini agar dapat dipahami dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Waka BP BUMN: Swasta harus menjadi bagian pertumbuhan kita
Baca juga: ANTARA gelar ABF 2026 bahas arah ekonomi RI satu dekade ke depan
ABF 2026 menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan ekonomi, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Direktur Jenderal Komunikasi Publikasi dan Media Kementerian Komdigi Fifi Aleyda Yahya, dan Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman.
Forum tersebut juga menghadirkan pimpinan BUMN, pelaku usaha nasional, ekonom, dan akademisi untuk membahas perspektif pemerintah dan dunia usaha mengenai arah perekonomian Indonesia menuju 2027 dan satu dekade mendatang.
Penyelenggaraan ABF 2026 melanjutkan rangkaian ANTARA Business Forum yang dikembangkan ANTARA sebagai ruang dialog antara pemerintah dan dunia usaha dalam membahas isu strategis perekonomian nasional.
Baca juga: BP BUMN fokus streamlining di 2026 untuk tingkatkan kinerja
Baca juga: ABF 2025 ruang kolaborasi pemerintah dan industri dorong ekonomi nasional
Baca juga: Airlangga: Presiden Komisi Eropa akan ke RI bahas IEU-CEPA
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·