430 Aktivis Sumud Flotilla Ditangkap-Dibawa ke Pelabuhan Israel

2 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel telah menahan ratusan aktivis yang ditangkap dari armada Global Sumud Flotilla (GSF), dan dibawa ke Pelabuhan Ashdod pada Rabu (20/5).

Dilansir AFP, otoritas Israel mengatakan 430 aktivis dari armada tersebut sedang dalam perjalanan menuju Israel, sementara beberapa di antaranya disebut telah tiba di pelabuhan Ashdod dan ditahan di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah berlayar menuju Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan, para peserta warga sipil ini diculik secara paksa dari perairan internasional dan dibawa ke wilayah Israel, sepenuhnya bertentangan dengan keinginan mereka," demikian pernyataan kelompok hak asasi manusia Adalah.

"Tindakan ini merupakan perpanjangan langsung dari kebijakan Israel tentang hukuman kolektif dan kelaparan terhadap warga Palestina di Gaza," imbuhnya.

Kementerian Luar Negeri Israel dalam pernyataannya mengatakan menolak operasi GSF, yang dianggap sebagai aksi untuk "melayani gerakan Palestina Hamas".

"Ke-430 aktivis telah dipindahkan ke kapal-kapal Israel dan sedang menuju Israel, di mana mereka dapat bertemu dengan perwakilan konsuler mereka," kata seorang juru bicara Kemlu Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengecam armada tersebut, menyebutnya sebagai "skema jahat yang dirancang untuk mematahkan blokade Israel terhadap teroris Hamas di Gaza.

Armada GSF berlayar dari Turki pekan lalu, dalam upaya terbaru untuk menembus blokade Israel terhadap Palestina. Sekitar 50 kapal berlayar dari Turki barat daya pada Kamis (14/5).

Saat ini ada sembilan warga negara Indonesia (WNI), yang menjadi bagian dari armada GSF, telah ditangkap oleh Israel. Indonesia mengecam penangkapan itu dan mendesak Israel segera membebaskan semua WNI.

(dna)

Add as a preferred
source on Google
Baca Artikel Selengkapnya