2 WNI Terluka usai Topan Champi Terjang Taiwan

6 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Dua warga negara Indonesia (WNI) terluka setelah badai raksasa Champi menerjang Taiwan, Kamis (22/10).

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, mengatakan otoritas Taiwan telah melaporkan bahwa terdapat 163 korban luka-luka imbas topan Champi, yang terdiri dari 154 warga negara (WN) Taiwan, lima WN Vietnam, dua WN Malaysia, dan dua WN Indonesia.

"Kedua WNI dimaksud hanya terluka ringan di siku karena terhempas angin. Satu jatuh dari motor dan satu jatuh dari sepeda. Mereka telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat," kata Heni dalam keterangan resmi, Jumat (23/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heni mengatakan Kemlu RI melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait serta keluarga guna menyampaikan perkembangan kondisi keduanya.

"KDEI Taipei telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah Taiwan untuk senantiasa waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi terkait taifun dari otoritas setempat, serta tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak," ujar Heni.

"Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak bencana taifun dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KDEI Taipei melalui nomor +886-901-132-000 atau +886-987-587-000."

Topan Champi dilaporkan memasuki daratan Taiwan pada Jumat sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari Central Emergency Operation Center (CEOC) dan Central Weather Administration (CWA), terdapat sejumlah laporan mengenai pohon tumbang, serta kerusakan baliho dan jalan yang telah ditangani secara bertahap oleh otoritas setempat.

Sebanyak 262 penerbangan domestik dan 717 penerbangan internasional terpaksa dibatalkan buntut topan ini. Moda transportasi lain, seperti kapal ferry, kereta api, serta MRT turut mengalami pembatalan, penyesuaian rute, hingga pemberhentian operasional untuk sementara waktu.

Menurut laporan pemerintah lokal, satu orang meninggal dunia akibat topan Champi. Lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari daerah pegunungan.

(blq/mik)

Baca Artikel Selengkapnya