Trump Ancam Negosiasi Batal Jika Iran Pungut Tarif di Selat Hormuz

2 jam yang lalu 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan membatalkan perundingan apabila Iran coba-coba memungut biaya dari lalu lintas di Selat Hormuz.

Dalam pernyataan di Truth Social pada Rabu (24/6), Trump mengatakan pembicaraan diplomatik dengan Iran akan segera dihentikan jika Teheran mencoba menarik tarif terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump mengeklaim para pejabat Iran sudah meyakinkan Washington tak akan ada biaya tol, biaya asuransi, dan biaya-biaya lain dalam bentuk apa pun yang akan diminta atau diterima kapal-kapal yang melintasi jalur perdagangan vital tersebut.

"Jika informasi ini palsu, negosiasi akan segera berakhir," kata Trump.

Trump dalam pernyataan juga menegaskan tak akan ada uang tunai yang akan diberikan langsung ke Iran. Pernyataan ini tampaknya merujuk pada komitmen AS untuk membayar ganti rugi ke Iran atas kerusakan yang ditimbulkan selama perang.

Menurut Trump, Wasington bermaksud menggunakan dana Iran yang dikendalikan AS untuk membayar petani Washington atas ekspor jagung dan gandum.

"Makanan sangat dibutuhkan di Iran, dan kami akan membelinya untuk mereka secara eksklusif dari Amerika Serikat," ucapnya.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan akan memberlakukan biaya layanan maritim di Selat Hormuz.

Kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan biaya itu akan berlaku setelah periode 60 hari negosiasi yang diatur dalam nota kesepahaman yang ditandatangani bersama AS.

Kendati begitu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan tak ada negara, termasuk Iran, yang akan diizinkan untuk memungut biaya tol untuk pelayaran di Selat Hormuz.

(blq/dna)

Add as a preferred
source on Google
Baca Artikel Selengkapnya