Soal pejabat BI baru, OJK: Makin banyak perempuan di posisi strategis

29 menit yang lalu 1
terpilihnya kedua figur tersebut menunjukkan semakin banyak perempuan Indonesia yang dipercaya menduduki posisi penting

Bekasi (ANTARA) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyambut terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI sebagai perkembangan positif keterwakilan perempuan di posisi strategis sektor keuangan.

Friderica atau yang akrab disapa Kiki, menilai terpilihnya kedua figur tersebut menunjukkan semakin banyak perempuan Indonesia yang dipercaya menduduki posisi penting.

“Saya senang Bu Destry terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia. Bu Aida sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Juga untuk Pak Solikin, saya ucapkan selamat. Terutama juga senang makin banyak perempuan Indonesia yang memegang posisi yang penting,” kata Kiki di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

Sebagaimana diketahui, Destry menjadi perempuan pertama yang terpilih secara definitif sebagai Gubernur BI. Ia akan memimpin bank sentral untuk periode 2026-2031 setelah Komisi XI DPR RI menyetujui melalui rapat internal pada Kamis (27/8).

Sementara Aida S. Budiman terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI. Dengan demikian, dua posisi penting dalam jajaran Dewan Gubernur BI periode mendatang diisi oleh perempuan.

Kiki berharap kepemimpinan baru BI tersebut bisa semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan OJK.

Baca juga: OJK: Tak ada pengecualian pengawasan sektor keuangan terkait Danantara

Baca juga: OJK siapkan dua POJK jelang bursa mineral beroperasi pada 2027

InsyaAllah koordinasi dan kerja sama akan semakin baik. Selama ini kan dengan Bu Destry, Bu Aida sudah sangat baik komunikasinya. Sekarang Bu Destry menjadi Gubernur, saya Ketua OJK, banyak sekali yang bisa disinergikan dan dikolaborasikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Destry menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI secara sukarela karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026.

Destry merupakan calon tunggal Gubernur BI yang diajukan pemerintah melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI.

Bersamaan dengan pengajuan Destry, Presiden Prabowo Subianto juga mengajukan calon pengganti Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI.

Aida S. Budiman diajukan sebagai calon tunggal Deputi Gubernur Senior, sedangkan Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori diajukan sebagai calon Deputi Gubernur BI.

Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Rabu (26/8) dan Kamis (27/8), Komisi XI DPR RI menyetujui Destry sebagai Gubernur BI, Aida sebagai Deputi Gubernur Senior BI, serta Solikin sebagai Deputi Gubernur BI.

Ketiganya akan ditetapkan melalui Rapat Paripurna DPR RI pada 1 September 2026 mendatang untuk masa jabatan 2026-2031.

Baca juga: Profil Destry Damayanti dan dua Dewan Gubernur BI periode 2026-2031

Baca juga: BI: Ekonomi RI pada 2027 berpotensi capai 6 persen dengan tiga syarat

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya