Purbaya kembali tempatkan dana hingga Rp400 triliun di bank Himbara

2 jam yang lalu 3
Di sana sudah mulai kekeringan likuiditas. Saya bilang ke mereka, saya akan kembalikan lagi uang pemerintah ke Himbara. Bahkan saya tambah

Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menempatkan dana hingga Rp400 triliun ke bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Adapun sebelumnya, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang masih tersimpan di Bank Indonesia (BI) tercatat sebesar Rp590 triliun. Purbaya menjelaskan dari penempatan dana sekitar Rp300 triliun di Himbara tahun 2025, sebagian telah ditarik kembali beberapa bulan terakhir sehingga tersisa sekitar Rp170 triliun.

Selanjutnya, pemerintah kembali menambah penempatan dana hingga menjadi Rp200 triliun. Pemerintah kemudian memutuskan memberikan tambahan masing-masing Rp100 triliun dalam dua tahap hingga akhir tahun. Jadi total dana pemerintah yang ditempatkan di Himbara mencapai Rp400 triliun.

"Di sana sudah mulai kekeringan likuiditas. Saya bilang ke mereka, saya akan kembalikan lagi uang pemerintah ke Himbara. Bahkan saya tambah. Tadinya Rp200 (triliun), saya tambah Rp100 (triliun). Nanti ada yang Rp100 triliun, Rp75 triliun. Rp100 triliun lebih fleksibel. Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita," kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat.

Purbaya mengatakan keputusan itu diambil setelah banyak menerima keluhan dari perbankan pelat merah mengenai keringnya likuiditas. Karena itu, pemerintah memutuskan kembali mengalirkan dana SAL ke Himbara guna memperkuat likuiditas perbankan.

Baca juga: Purbaya: SAL Rp300 T bikin ekonomi bergerak lewat “invisible hand”

Baca juga: Purbaya sebut dana SAL tambahan Rp100 T bisa digunakan lebih fleksibel

Menurut Menkeu, kebijakan tersebut juga bukan keputusan yang diambil secara sepihak. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Presiden Prabowo sebelum menetapkan langkah tersebut. Dari hasil pembahasan itu, pemerintah ingin memastikan roda perekonomian tetap bergerak.

“Kalau ekonominya melambat, orang takut investor keluar, kira-kira gitu. Kalau kita balik kan, prospek ekonomi balik lagi kan, akan lari lagi. Ya orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari. Akibatnya rupiah akan menguat lagi, itu teorinya,” kata Purbaya.

Terkait tambahan penempatan dana di Himbara, Purbaya juga telah bertemu dengan para direktur utama bank-bank Himbara pada Jumat (26/6). Menurutnya, para pimpinan bank menyambut positif kebijakan tersebut.

“Mereka datang ke tempat rapat tadi deg-degan, udah mau marah segala macam. Begitu saya kasih begitu, ya mereka happy,” ujarnya.

Baca juga: OJK: Perpanjangan dana SAL Rp200 triliun pacu kredit tumbuh dua digit

Baca juga: Purbaya sesuaikan strategi dana Rp200 triliun dengan kebijakan BI

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya