Pemkab Nagan Raya perkuat literasi pasar modal syariah untuk investasi

3 jam yang lalu 1

Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh memperkuat literasi terkait pasar modal syariah di daerahnya, sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda dalam berinvestasi saham.

“Kami berharap melalui literasi pasar modal syariah, dapat diwujudkan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya di kalangan generasi muda,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Hizbulwatan dalam keterangan yang diterima, Sabtu.

Pihaknya melibatkan pakar dan pejabat terkait dalam kegiatan ini di antaranya Kurnia Lestari dari bidang Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Safira Salsabila dari bidang Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan OJK.

Selain itu, materi juga disampaikan oleh Aulia Firdaus selaku Deputi Kepala Wilayah KP Bursa Efek Indonesia (BEI) Aceh dan Dimas Hermawan dari KISI Sekuritas Aceh.

Menurutnya, literasi pasar modal merupakan langkah positif dalam meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih memahami dunia investasi secara bijak dan bertanggung jawab.

“Kita menyadari bahwa perkembangan ekonomi saat ini menuntut masyarakat untuk semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan mencari peluang yang produktif,” ujar Hizbulwatan.

Menurutnya, investasi tidak hanya berkaitan dengan keuntungan finansial, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kemandirian ekonomi, menciptakan peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat hanya bergantung pada kemampuan anggaran pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, seperti dunia usaha, investor, akademisi, serta masyarakat.

“Dalam konteks pembangunan daerah, investasi memiliki peran yang sangat strategis dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengembangkan sektor usaha, serta memperkuat daya saing daerah,” katanya.

Hizbulwatan juga menyebutkan bahwa Kabupaten Nagan Raya memiliki berbagai potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, energi, hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Potensi tersebut harus terus kita dorong agar mampu menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Founder Bosku Saham Nagan Raya, Aceh, Tarmizi Idris mengatakan kegiatan perkuatan literasi pasar modal syariah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya dalam memahami instrumen investasi syariah yang tersedia di pasar modal Indonesia.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut semakin banyak masyarakat Nagan Raya yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi yang tepat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga maupun masyarakat.

“Semoga masyarakat semakin memahami bahwa investasi yang dilakukan secara bijak dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun kemandirian ekonomi,” ucapnya.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya