Korban Meninggal Akibat Gempa Venezuela Kini Capai 6.509 Orang

54 menit yang lalu 1

Tim tanggap darurat mencari korban di antara reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa bumi kuat di Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Setidaknya 32 orang tewas dan 700 lainnya terluka akibat gempa bumi yang menghantam Venezuela. Sejumlah bangunan juga dilaporkan rusak akibat gempa. Pemerintah Venezuela juga menetapan status darurat nasional bencana gempa bumi.

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela pada Juni lalu telah mencapai 6.509 orang, demikian laporan terbaru yang dirilis Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez.

Sebanyak 226.696 penyintas gempa telah mendapat perawatan di rumah sakit dan 6.462 lainnya berhasil diselamatkan, kata Rodriguez di Telegram, Senin (24/8/2026) malam.

Berdasarkan data terkini, pihak berwenang telah memeriksa 60.785 bangunan tempat tinggal. Sebanyak 35.545 bangunan di antaranya dinyatakan layak huni, 14.239 unit untuk penggunaan terbatas, dan 11.001 unit masuk kategori berisiko tinggi.

Selama upaya pemulihan, lebih dari 600.000 ton atau setara 28,61 persen dari total limbah konstruksi telah dibersihkan dari daerah terdampak gempa.

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, Senin, mengatakan pemerintah telah menyediakan 335 rumah baru bagi keluarga-keluarga yang terdampak gempa.

Pemerintah juga telah membangun kembali 1.001 hunian, dengan target lebih dari 4.000 rumah dan apartemen bagi keluarga terdampak hingga akhir tahun.

Pada 24 Juni, dua gempa kembar berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo mengguncang Venezuela. Negara Bagian La Guaira dan ibu kota Caracas menjadi wilayah yang terdampak paling parah.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Venezuela kemudian menetapkan status darurat dan meluncurkan program pemulihan besar-besaran.

sumber : Sputnik/Ria Novosti/Antara

Baca Artikel Selengkapnya