Hadir di Muktamar Ke-35 NU, Fatayat Majalengka Berharap Kader Muda Diberi Ruang Lebih Besar

1 jam yang lalu 1

Jombang, NU Online

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Majalengka, Yahya Badriyah, bersama puluhan kader Fatayat NU lainnya turut mengikuti pembukaan Muktamar Ke-35 NU di luar lokasi utama, Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, Kamis (27/8/2026) sore.


Badriyah menyampaikan sejumlah harapan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk lima tahun ke depan. Salah satunya, ia berharap PBNU memberikan ruang lebih besar bagi kader muda NU untuk berkembang, baik dalam bidang keilmuan maupun ekonomi.


“NU itu memiliki banyak Badan Otonom (Banom) di kalangan anak muda. Ada Fatayat, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pagar Nusa, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU),” katanya kepada NU Online.


Menurutnya, keberadaan kader muda perlu mendapat perhatian lebih dalam kepengurusan PBNU. Ia menilai penambahan porsi kader muda dalam struktur kepengurusan akan membuat keterwakilan dan perspektif anak muda semakin kuat di tubuh NU.


“Periode ini kami lihat ada beberapa anak muda masuk pengurus PBNU. Ini bagus dan perlu ditingkatkan agar wajah pro-anak muda di PBNU itu makin kuat,” ujarnya.


Badriyah menuturkan, dirinya bersama rombongan dari Majalengka berangkat ke Jombang menggunakan empat bus. Sementara itu, total kader Fatayat NU yang hadir dari Majalengka mencapai 43 orang.


Ia mengaku senang dapat hadir dalam Muktamar Ke-35 NU yang merupakan agenda terbesar NU dan digelar setiap lima tahun sekali tersebut.


“Kami datang ke Muktamar ini karena cinta dengan NU. Tanpa ada rasa cinta yang kuat untuk NU, mustahil rasanya kita sampai di sini, meninggalkan suami dan anak,” terangnya.


Badriyah juga menyampaikan terima kasih kepada para kadernya yang bersedia hadir dalam Muktamar Ke-35 NU. Menurutnya, bagi perempuan, meninggalkan rumah selama beberapa hari untuk mengikuti kegiatan organisasi bukanlah hal mudah karena harus meninggalkan suami dan anak.


“Ya, tadi sudah jalan-jalan melihat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sepanjang jalan. Banyak tawaran barang promo yang bagus, seperti promo umrah,” tuturnya.


Selain kepada PBNU, Badriyah juga menitipkan harapan kepada pemerintah. Terlebih, sejumlah tokoh pemerintahan hadir dalam Muktamar Ke-35 NU.


“Saya meyakini program yang dicanangkan pemerintah itu baik semua. Namun, pelaksanaannya yang tidak baik. Contoh Makan Bergizi Gratis (MBG) itu bagus, namun jangan sampai menjadi ladang korupsi,” pungkasnya.

Baca Artikel Selengkapnya