Dijual Setan Muktamar

1 jam yang lalu 1

‎Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) selalu menyedot perhatian publik, khususnya para Nahdliyin. Yang datang bukan hanya para pengurus, melainkan juga lautan jamaah dari berbagai penjuru daerah. Niatnya beragam: ada yang ingin ngalap berkah, meramaikan acara, temu kangen, ziarah, hingga sekadar menikmati suasana muktamar.


Untuk menyambut banyaknya tamu tersebut, panitia tentu harus memutar otak agar semuanya merasa nyaman dan gembira. Mulai dari urusan penginapan hingga bazar pameran yang menjajakan aneka ragam dagangan disiapkan demi memeriahkan forum tertinggi warga NU ini.


Nah, ada kisah menarik yang dituturkan oleh salah seorang Gus muda dari Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang—yang didapuk menjadi tuan rumah Muktamar Ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026. Kami sempat ngobrol panjang lebar soal persiapan muktamar, mulai dari cerita yang serius hingga yang bikin kami tertawa tak tertahankan. Salah satunya adalah kisah ulah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser).


Begini cerita sang Gus:


Di tengah kesibukan penataan arena muktamar, seorang pimpinan Banser asal Tambakberas berniat menawarkan lahan miliknya untuk didirikan stand bazar. Ia lalu meminta tolong kepada salah seorang anggota Banser untuk mempromosikan stand tersebut melalui grup WhatsApp (WA).


Sayangnya, anggota Banser yang satu ini dikenal kurang lihai dalam urusan ketak-ketik pesan di ponsel. Meski begitu, jiwa korsa dan kepatuhannya kepada komandan membuat ia langsung bergerak cepat mengeksekusi perintah.


Dengan jempol yang barangkali agak kaku, ia mengetik pesan singkat di layar gawainya, lalu joss... pesan langsung dikirim ke grup WA:


"DIJUAL SETAN MUKTAMAR!" tulis sang anggota Banser.


Sontak, kami yang mendengar kisah dari sang Gus langsung ngakak terbahak-bahak. Rupanya, yang dimaksud "setan" oleh sang Banser tentu saja bukan makhluk halus penunggu pojok pesantren atau oknum yang, misalnya, mengintervensi peserta forum tertinggi NU itu, melainkan "stand" bazar muktamar!
 

Baca Artikel Selengkapnya