Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Azerbaijan, menjelang pelaksanaan agenda World Urban Forum ke-13 (WUF13) di Baku pada Mei 2026, mengintensifkan persiapan untuk menyambut gelaran yang diharap menjadi momentum pembangunan perkotaan yang berkelanjutan tersebut.
Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta menyampaikan bahwa seusai ditunjuk sebagai tuan rumah WUF13 pada Desember 2023, Azerbaijan terus bekerja sama dengan Program Permukiman Perserikatan Manusia Bangsa-Bangsa (UN Habitat) untuk mempersiapkan agenda tersebut.
“Presiden Ilham Aliyev telah menetapkan 2026 sebagai ‘Tahun Perencanaan Perkotaan dan Arsitektur’ di Azerbaijan,” menurut keterangan tertulis Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta, Selasa, menyoroti salah satu langkah persiapan yang ditempuh Baku.
Melalui penetapan tersebut, Azerbaijan hendak berperan dalam WUF13 dengan berbagi pengalamannya mengembangkan model kota dan desa cerdas yang mengombinasikan teknologi digital, energi terbarukan, dan infrastruktur modern.
Desa Cerdas Aghali telah ditetapkan sebagai model pembangunan desa cerdas dengan inovasi, kata Kedubes Azerbaijan, yang mengungkapkan proyek tersebut juga sebagai langkah pemulihan dan peremajaan di wilayah Karabakh dan Zangezur Timur yang selaras dengan prinsip perencanaan urban.
Kota-kota lain di Azerbaijan juga menunjukkan keselarasan antara masa lalu dan masa kini, sebagaimana dicontohkan Baku, di mana situs kota tua Icherisheher berdampingan dengan ikon modernitas seperti Heydar Aliyev Center dan Flame Towers.
Penetapan Baku sebagai tuan rumah WUF13 mencerminkan semakin besarnya kontribusi Azerbaijan terhadap pembangunan urban yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif, demikian pernyataan kedutaan.
Selain itu, Azerbaijan juga punya peluang terlibat dalam diskusi tingkat global tentang bagaimana sebuah kota harus berkembang.
“WUF13 di Baku hadir di waktu yang penting. Agenda ini menghadirkan wahana bagi negara-negara untuk bersama-sama berbagi solusi dan membentuk kota yang lebih aman, hijau, dan inklusif bagi generasi mendatang,” demikian pernyataan Kedubes Azerbaijan.
WUF13 tahun ini digelar dengan tema “Merumahkan Dunia: Kota dan Komunitas yang Aman dan Tangguh” dan menghadirkan kepala pemerintahan, organisasi internasional, akademisi, dan ahli perkotaan.
Dalam agenda tersebut, para peserta akan membahas upaya mengatasi tantangan besar dalam hal akses perumahan dan ketahanan iklim hingga infrastruktur dan inklusivitas sosial, sesuai dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
WUF13 juga akan menjadi wahana saling berbagi gagasan, langkah baik, dan solusi nyata, di samping membuka peluang kemitraan baru antarsektor dan antarnegara, demikian Kedubes Azerbaijan di Jakarta.
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·